Belasan Warga di TTS Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Cendawan

Rabu, 22 Juni 2022 21:09
ilustrasi keracunan cendawan

digtara.com – Sejumlah warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT terpaksa dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (22/6/2022) malam tadi akibat keracunan cendawan atau jamur.

Tercatat ada 14 warga Dusun Lolitunan, Desa Loli, Kecamatan Polen, Kabupaten TTS, NTT dilarikan ke rumah sakit setempat usai makan cendawan yang tumbuh di atas bekas kotoran sapi.

Bupati TTS Egusem Pieter Tahun yang dikonfirmasi wartawan membenarkan informasi warganya yang keracunan cendawan itu.

“Kejadiannya malam ini dan para korban langsung dibawa ke Puskesmas Polen (Kabupaten TTS) untuk menjalani perawatan medis,” kata bupati Egusem.

Bupati yang biasa disapa Epy menyebutkan 14 warga tersebut itu berasal dari enam kepala keluarga yang masih memiliki hubungan darah dan tinggal berdekatan.

Ia menuturkan, kejadian itu bermula sekitar pukul 15.00 Wita, ketika beberapa keluarga pulang dari sawah dan mencabut cendawan yang tumbuh di dekat bekas kotoran sapi.

Cendawan yang cukup banyak itu, kemudian dibagi merata kepada enam kepala keluarga untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Mereka lalu mengolah cendawan itu dalam bentuk digoreng dan ada yang dibuat kuah dan dicampur sayur daun pepaya.

Mereka kemudian makan dengan nasi dan jagung, mulai pukul 19.00 Wita hingga pukul 20.00 Wita.

“Satu jam setelah makan, mulai timbul gejala seperti pusing, mual dan muntah. Ada yang berteriak-teriak dan meracau tidak jelas. Ada dua warga yang buang air besar dan kecil tidak sadar,” urai bupati Epy.

Sekitar pukul 21.30 Wita, warga sekitar yang melihat kejadian itu, lalu membawa mereka ke Puskesmas Polen untuk ditangani dokter.

“12 orang di antaranya cepat pulih, sedangkan dua orang sempat kritis, tetapi akhirnya dapat ditolong,” ujar Epy.

Laman: 1 2

Berita Terkait