Begini Menurut Saksi Mata Kecelakaan Maut Intra Vs Avanza yang Merenggut 9 Jiwa

  • Whatsapp
saksi mata
Kondisi Avanza yang ringsek setelah bertabrakan dengan bus Intra (ist/digtara)

digtara.com – Salah seorang saksi mata menyebut kecelakaan antara mobil Avanza BK 1697 QV dengan bus CV Intra BK 7091 TL, disebabkan sopir Avanza gagal menyalip.

Kepada digtara.com, saksi mata Putra Manurung melalui telepon warga Desa Bandar Setia saat itu berada di dalam bus. Ia mengatakan posisi bus menuju arah Pematangsiantar dan mobil Avanza berlawanan arah menuju Medan. Kedua armada itu melaju kencang.

Setiba di lokasi kejadian, tepatnya di Jalan Lintas Medan-Pematangsiantar Km 89-90, kawasan PTPN IV Kebun Pabatu, Dusun V, Desa Naga Kesiangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai, sekira pukul 21.30 malam, mobil Avanza berusaha mendahului kenderaan yang ada di depannya. Namun pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju bus Intra.

Muat Lebih

Tidak ada ruang bagi mobil Avanza putih untuk kembali ke posisi semula, sehingga tabrakan tak dapat dihindari.

“Dentuman suara tabrakan kedua armada itu sangat keras. Saya melihat mobil warna putih sudah lengket di bagian depan bus,” ujar Putra yang naik bus dari terminal Amplas Medan.

Putra menyebutkan, suasana pada saat itu panik. Tidak ada yang berani menolong korban di dalam mobil Avanza yang kondisinya sudah rusak parah. Ada seorang penumpang laki-laki di mobil Avanza yang masih hidup beberapa menit setelah peristiwa tabrakan. Tapi kemudian nyawanya tak tertolong.

Seorang penumpang bus kemudian berinisiatif menghubungi petugas kepolisian di wilayah setempat. Para korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebingtinggi.

Pada pukul 06.00 Wib kesembilan jenazah diangkut 9 mobil ambulan diantar ke rumah duka yang masih berjiran tetangga di Jalan Tegal Sari, Dusun 9, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan