Tiga Siswa SMK di Kabupaten Manggarai-NTT Tewas Tenggelam saat Wisata ke Bendungan
digtara.com - Tiga orang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Manggarai, NTT tewas tenggelam saat berwisata, Sabtu (11/11/2023).
Baca Juga:
Ketiganya tenggelam di Bendungan Wae Ces III, Kelurahan Karot, Kabupaten Manggarai.
Para korban masing-masing Vilman Noli Bodo alias Emon (17) asal Bajawa, Kabupaten Ngada, Yosep Casalta Reta alias San (17), asal Bajawa, Kabupaten Ngada dan Polcearnus Dasa asal Polce (18) asal Watu Cie, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Diperoleh informasi kalau pada Sabtu (11/11/2023) sekira pukul.13.30 wita setelah pulang dari sekolah di SMK Matida Kelurahan Karot, ketiga korban bersama-sama dengan teman-temannya ke bendungan.
Teman-teman korban yang ikut serta yakni Esko, Nando, Mario dan Julius Darma.
Mereka bersama-sama menuju ke bendungan Wae Ces III Kelurahan Karot dengan maksud ingin foto-foto sekaligus mandi.
Setelah sampai di Bendungan tersebut, korban Yosep Calasta Reta terpeleset dan jatuh ke dalam bendungan.
Kemudian ia minta tolong kepada teman-temannya.
Selang beberapa saat, korban Yosep tenggelam dan hilang.
Melihat korban Yosep terjatuh ke dalam Bendungan tersebut, korban Vilman Noli Bodo hendak menolong.
Namun Vilman Noli Bodo juga tidak bisa berenang dan tenggelam.
Melihat kedua temannya tenggelam di Bendungan tersebut, korban Polcearnus Dasa ikut turun ke bendungan tersebut.
Ia hendak membantu kedua temannya yang jatuh dan tenggelam dalam bendungan.
Namun Polcearnus juga tidak bisa berenang dan ikut tenggelam dan tidak terselamatkan.
Kemudian teman-temannya yang lain Esko, Nando, Mario dan Julius yang tidak ikut turun ke bendungan tersebut berteriak minta tolong dan memberitahuan kejadian tersebut kepada warga sekitar Kelurahan Karot.
Ketiga korban berhasil ditemukan berkat bantuan dari penyelam lokal, Anus Pejang dari Desa Lalong, Kecamatan Wae Ri'i.
Ketiga korban diantar ke RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai.
Kasat Reskrim Polres Manggarai, Iptu Hendricka Risqi Arko Bahtera, S.Tr.K SIK M.H.S.Tr.K MH membenarkan kejadian ini.
"Sudah ditangani dan jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2023).
Empat Kapal Wisata di Labuan Bajo Terbakar
Menaker: Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah Jika K3 Menjadi Budaya Kerja
Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan
Tekan Fatalitas Kecelakaan, 14 Hari Kedepan Polda NTT Gelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas
Petani di Amfoang Barat Daya Ditemukan Meninggal Pasca Terbawa Arus