Pemain Timnas Ricky Yacob Meninggal Dunia Usai Bermain Bola di Senayan

  • Whatsapp

digtara.com – Legenda tim sepakbola PSMS Medan yang juga mantan pemain tim nasional (Timnas) sepakbola Indonesia era 1985-1990, Ricky Yakob, meninggal dunia di RSAL Mintoharjo Jakarta, Sabtu (21/11/2020) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Pria kelahiran 12 Maret 1963 silam itu, menghembuskan nafas terakhirnya setelah sempat bermain sepak bola dengan rekannya sesama anak Medan, di Lapangan ABC Senayan. Dia dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum PSMS Medan, Julius Raja seperti dilansir pakarberita.

“Dia (Ricky Yacobi) lagi main bola di Jakarta di sesama anak Medan. Habis cetak goal langsung jatuh dan sempat dilarikan ke rumah sakit. Menangis kami semua begitu mendengar di Kebun Bunga,” ujar Julius.

Mewakili manajemen klub PSMS, Julius menyampaikan belasungkawa yang mendalam terhadap kepergian striker yang pernah merumput di Liga Jepang itu.

“Kami merasa kehilangan dan mewakili manajemen kami turut berbelasungkawa atas kepergian sosoknya,” sebut King.

Masa keemasan Ricky Yacob terjadi pada paruh kedua dekade 1980-an. Ia menghabiskan karier sepak bolanya bersama klub Arseto Solo. Selain itu ia pernah memperkuat PSMS Medan sewaktu merebut Piala Suratin.

Selama bermain di Indonesia, Ricky dua kali mempersembahkan medali emas SEA Games untuk Indonesia pada 1987.

Kurniwan Dwi Yulianto kerap menjuluki Paul Brietner Indonesia dan merupakan penyerang opurtunis yang mengandalkan kecepatan dalam bermain.

Nama Ricky semakin beken setelah Klub Matsushita FC Jepang pada tahun 1988 membelinya. Sayang, ia tak mampu beradaptasi dengan udara sejuk negeri matahari terbit itu.

Hanya empat pertandingan yang sempat ia ikuti dengan satu gol sempat ia bukukan.

Kini, Ricky Yacobi memutuskan menjadi pelatih dengan membuka Sekolah Sepak Bola (SSB) Ricky Yacobi yang berlokasi di lapangan F, kompleks Senayan, Jakarta Pusat.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar