Exco PSSI Ditangkap Satgas Mafia Bola, Edy Rahmayadi : Kok Baru Sekarang

Jumat, 28 Desember 2018 18:47
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi (ist)

digtara.com | MEDAN – Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, memberikan apresiasi kepada Satuan Tugas Mafia Bola yang dibentuk Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, karena telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan pengatura skor pada kompetisi sepakbola nasional.

Dimana dari keempat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, satu diantaranya merupakan komite eksekutif (exco) PSSI, Johar Lin Eng.

“Kita apresiasi. Sayangnya baru sekarang. Kenapa enggak dari kemarin-kemarin,”ujar Edy di Medan, Jumat (28/12/2018).

Namun menurut Edy, persoalan yang menjerat Johar Lin Eng sebenarnya bukanlah persoalan PSSI. Melainkan persoalan Johar secara pribadi karena terkait dengan perbuatan pidana.

“Itu bukan persoalan PSSI-nya. Ini persoalan hukum positif. Dia melanggar (pasal) penipuan. Jadi penipuannya,”tegas Edy.

Kendati demikian, persoalan Johar Lin Eng ini nantinya akan dibahas di internal PSSI. Termasuk terkait posisinya sebagai angota komite eksekutif (exco) PSSI.

“Nanti diputuskan di kongres. Gak semerta-merta. Aturannya memang gitu. Statutanya memang begitu. Di Kongres nanti dibicarakan. Pelanggaran harus kita bersihkan. Kalau saya melanggar, saya harus dibersihkan,” tandasnya.

[AS]

Berita Terkait