Wilayah NTT Dilanda Gelombang Rossby, Warga Diminta Waspada

Jumat, 01 Juli 2022 11:19
int
BMKG

digtara.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah, mengeluarkan surat imbauan terhadap dampak gelombang Rossby. NTT Dilanda Gelombang Rossby

Surat bernomor BPBD.360/99/VI/2022 itu menginstruksikan kepada seluruh kepala pelaksana BPBD Kabupaten maupun Kota di Nusa Tenggara Timur untuk memantau perkembangan cuaca masing-masing dan mendesiminasikan peringatan dini cuaca dari BMKG, kepada masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan.

Surat yang ditandatangani oleh Kepala Pelaksana BPBD Nusa Tenggara Timur, Ambrosius Kodo tersebut juga menginstruksikan agar mengerahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi secara mandiri, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan lebih dari satu jam ke tempat aman.

Baca: Peringati Hari Bhayangkara ke 76, Kapolda NTT Tabur Bunga di Laut

“Warga yang berdiam di lereng-lereng, bantaran sungai maupun dataran rendah untuk melakukan evakuasi mandiri. Menetapkan titik evakuasi serta memastikan jalur evakuasi diketahui, dan dapat dilalui di wilayah masing-masing,” tulisannya.

BMKG membenarkan surat tersebut. Menurut Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Ni Putu Nonik Prianti, imbauan kesiapsiagaan terkait cuaca ekstrim itu berasal dari BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan merujuk pada informasi dari BMKG Stasiun Meteorologi El Tari Kupang.

“Gelombang atmosfer Rossby aktif di wilayah Nusa Tenggara Timur sejak 21 Juni hingga 29 Juni lalu,” jelasnya.

Ni Putu Nonik Prianti menambahkan, musim kemarau di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Timur pada tahun ini disertai dengan adanya fenomena La Nina, atau kemarau basah.

Laman: 1 2

Berita Terkait