Minggu, 14 April 2024

Warga Mbeliling-Manggarai Barat Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Imanuel Lodja - Sabtu, 24 Desember 2022 06:17 WIB
Warga Mbeliling-Manggarai Barat Ditemukan Meninggal Gantung Diri

digtara.com – Seorang warga asal  Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT ditemukan meninggal dunia di Persawahan Lebar, Kampung Kumbuk, Desa Golo Ndoal Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (23/12/2022).

Baca Juga:

Diketahui identitas korban Anselmus Andi ( 53). Ia ditemukan meninggal dunia dalam posisi menggantung diri.

Kapolres Mabar AKBP Felli Hermanto, SIK M.Si melalui Kapolsek Sano Nggoang Ipda Juharis Sabtu (24/12/2022) menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh Agustinus Yansi Narman

Agustinus disuruh oleh Katarina Niul (Istri Korban) untuk memanggil korban.

Kurang lebih 10 menit Agustinus kembali dan menyampaikan bahwa korban sudah meninggal dalam keadaan gantung diri.

Selanjutnya warga lain Yusuf Raden Mantur bersama Densi Rahmat langsung pergi melihat korban dan menemukan korban dalam keadaan tergantung.

Mengetahui peristiwa itu, selanjutnya istri korban menghubungi keluarga di Kampung Kumbuk untuk menyampaikan peristiwa itu.

Menurut istri korban, lanjut Ipda Juharis menjelaskan sekira pukul 08.00 Wita, korban pergi dari rumah menuju persawahan Lebar, Kampung Kumbuk, Desa Golo Ndoal Kecamatan Mbeliling.

Beberapa jam kemudian Agustinus Yansi Narman dan Yusuf Raden Mantur tiba di lokasi Persawahan Lebar Kampung Kumbuk, untuk membajak sawah sedangkan istri korban memasak air untuk membuat kopi.

Sekertaris Desa Golo Ndoal menghubungi Pihak Polsek Sano Nggoang dan melaporkan Kejadian tersebut.

“Kami mendapatkan informasi tersebut dari Sekretaris Desa Golo Ndola,“ ujar Ipda Juharis.

Setelah mendapatkan informasi itu, Ipda Juharis bersama anggota Polsek Sano Nggoang  menunju tempat kejadian perkara.

Setelah tiba di tempat kejadian perkara dilakukan olah TKP dan diketahui korban sudah meninggal dunia.

Kemudian anggota Polsek bersama pemerintah Desa Golo Ndoal dan masyarakat melakukan evakuasi.

Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah korban.

Lebih lanjut Ipda Juharis menjelaskan menurut keterangan istri korban, korban sudah lama mengalami gangguan jiwa sejak lama dan sudah pernah dipasung.

“Pihak keluarga mengikhlaskan peristiwa itu, dan tidak ingin dilakukan proses hukum, yang ditandai dengan membuat surat pernyataan dan berita acara penolakan proses hukum ,” ujar Ipda Juharis.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polisi Dalami Motif Siswi di Sabu Raijua Gantung Diri

Polisi Dalami Motif Siswi di Sabu Raijua Gantung Diri

Tragsi! Siswi SMA di Sabu Raijua Ditemukan Tewas Gantung Diri

Tragsi! Siswi SMA di Sabu Raijua Ditemukan Tewas Gantung Diri

Lansia di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Lansia di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Cara Gantung Diri

Seorang Petani di Sumba Tengah Nekat Gantung Diri, Diduga Depresi karena Masalah Ekonomi

Seorang Petani di Sumba Tengah Nekat Gantung Diri, Diduga Depresi karena Masalah Ekonomi

Pria di Sergai Gantung Diri di Areal Pemakaman

Pria di Sergai Gantung Diri di Areal Pemakaman

Hamil dari Pria Beristri, Mahasiswi di TTU Pamit di Medsos dan Pilih Gantung Diri

Hamil dari Pria Beristri, Mahasiswi di TTU Pamit di Medsos dan Pilih Gantung Diri

Komentar
Berita Terbaru