Waduh! RSUD Padangsidimpuan Hutang Obat Rp 6,8 Miliar

Selasa, 14 September 2021 14:32
RSUD Padangsidimpuan

digtara.com – Sepertinya Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan tak henti-hentinnya dirundung masalah. Setelah kasus hutang sewa alat cuci darah Rp 2,8 miliar, rumah sakit milik Pemko ini juga masih memiliki beban hutang obat Rp 6,8 miliar!

Hal itu terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas laporan keuangan pemerintah Kota Padangsidimpuan tahun anggaran 2020.

Dilihat digtara.com pada Selasa (14/09/2021), tercatat dalam LHP BPK RI nomor:51.B/LHP/XVIII.MDN/05/2021 yang dikeluarkan pada Mei 2021, daftar hutang rumah sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan untuk tahun anggaran 2018 dan 2019 saja tercatat Rp 6,8 milliar.

Beban hutang RSUD Padangsidimpuan terbesar terjadi pada 2019 yang mencapai Rp 5.847.939.800

Salah satu beban hutang terbanyak rumah sakit milik daerah ini tercatat pada salah satu apotek KF hingga Rp 2,3 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Dirut RSUD Kota Padangsidimpuan, Masrip Sarumpaet ketika dikonfirmasi digtara.com mengungkapkan belum mengetahui beban utang yang baru saja dikeluarkan LHP BPK RI tahun 2021 ini.

Laman: 1 2

Berita Terkait