Waduh! Anggaran Pemkot Kupang Defisit hingga Rp 38 Miliar, Kok Bisa?

Jumat, 16 September 2022 14:10
int
Ilustrasi.

digtara.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melalukan redesain anggaran karena terjadi Defisit anggaran Tahun Anggaran 2022, dengan utang Rp 38 miliar.

Sementara dana Silpa hanya Rp 18 miliar, yang diperuntukan untuk dana kapisati dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Asisten III Setda Kota Kupang, Yanuar Dally mengakui Pemkot Kupang mengalami defisit pada saat penyusunan anggaran tahun 2022 sebesar Rp 38 miliar, sehingga diharapkan bisa ditutup dengan anggaran Silpa.

Baca: Mau Pulang ke Rumah, Dua Siswi SMA di Kupang Dikeroyok Rekannya

Padahal Silpa Pemkot Kupang sesuai dengan hasil LHP BPK hanya Rp 18 miliar yang sudah memiliki peruntukannya yaitu untuk kapitasi dan dana BOS.

“Tetapi kita membutuhkan anggaran untuk menambal beberapa kegiatan seperti gaji P3K dianggarkan Rp 16 miliar, juga ada utang pihak ketiga tahun 2021.

Contohnya utang Hotel Ima yang menampung tenaga kesehatan yang terpapar dan merawat masyatakat yang terkenda covid 19 sebesar Rp 5 miliar.

Baca: Bahagia dan Haru Dua Janda Dikunjungi Kapolres Kupang dan Ibu

Juga ada penyesuaian gaji yang berhubungan dengan jabatan sehingga harus ada anggaran,” ujarnya.

Selain itu, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan yang menginstruksikan pemerintah daerah untuk menganggarkan 2 persen dana alokasi umum untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait