Ungkap Kasus Pemerkosaan dan Pembunuhan, Kapolres Kupang dan Jajaran Dapat Penghargaan Kapolda

Senin, 11 Oktober 2021 18:50
istimewa
Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Nofi Posu, SH SIK saat menerima penghargaan dari Kapolda NTT karena mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang sempat viral beberapa waktu lalu

digtara.com – Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung, SH SIK MSi, diganjar penghargaan oleh Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH M.Hum. Kapolres Kupang Penghargaan Kapolda

Selain Kapolres, Kasat Reskrim Polres Kupang, AKP Nofi Posu, SH SIK, Kapolsek Kupang Barat, Iptu Sadikin, S.Sos serta sejumlah anggota Satuan Reskrim Polres Kupang juga mendapatkan penghargaan.

Penghargaan diberikan karena mengungkap kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang sempat menghebohkan beberapa bulan lalu.

Penghargaan diberikan Kapolda NTT, Senin (11/10/2021) di Mapolda NTT melalui upacara pemberian penghargaan kepada Pegawai Negeri pada Polri Polda NTT.

Baca: Pemilik Pub di Kupang Ditahan Gegara Pekerjakan Anak di Bawah Umur Yang Direkrut dari Jawa Barat

Kapolda NTT menyebutkan kalau reward dan punishment adalah dua bentuk metode dalam memotivasi PNPP Polri meningkatkan prestasi kinerjanya.

Pemberian Penghargaan/ reward merupakan bentuk apresiasi dan perhatian dari pimpinan Polri kepada PNPP Polri yang telah menunjukan prestasi kerja yang baik.

Sedangkan sanksi / punishment adalah pemberian hukuman kepada PNPP Polri yang melanggar peraturan yang sudah ditetapkan.

Baca: TKP Wira Kost Kupang: Belum Sebulan Nikah Dinas, Calon Istri Polisi Digerebek Sekamar dengan Suami Orang

“Pada dasarnya Reward dan Punishment sama-sama dibutuhkan dalam memotivasi para PNPP Polri dalam meningkatkan kinerjanya. Melihat dari fungsinya itu, seolah keduanya berlawanan, tetapi pada hakekatnya sama-sama bertujuan agar seseorang menjadi lebih baik,” tegas Kapolda NTT.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait