Tujuh Bulan Terakhir, Kejati NTT Selamatkan Uang Negara Rp7 Miliar

Sabtu, 23 Juli 2022 09:13
internet
Kejati NTT

digtara.com – Selama bulan Januari-Juli 2022, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil selamatkan uang negara pada tahap penyidikan, sebesar Rp 7.858.435.213.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Hutama Wisnu, Jumat (22/7/2022) mengatakan, pada periode tersebut, Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) telah melakukan realisasi tahapan penyidikan sebanyak 30 perkara.

“Bidang Tipidsus memiliki tugas untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, pra penuntutan, pemeriksaan tambahan, penuntutan, pelaksanaan penetapan hakim dan putusan hakim yang telah memiliki hukum tetap,” jelasnya.

Baca: Panitia Lelang MBR Ditahan Kejati NTT karena Terima Suap Rp 1 Miliar

“Tugas lainnya upaya hukum, pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan lepas bersyarat dan putusan pidana pengawasan, eksaminasi serta tindakan hukum lainnya dalam tindak pidana khusus,” tambahnya.

Menurut Hutama Wisnu, kejaksaan di wilayah NTT telah lakukan penyelidikan sebanyak 33 perkara, penyidikan 30 perkara, penuntutan 35 perkara dan eksekusi sebanyak 40 perkara.

Sedangkan realisasi penanganan perkara pada Tindak Pidana Umum (Tipidum), telah mengupayakan uang pengganti yang telah disetorkan ke kas negara sebesar, Rp3.316.345.500.
Dari keseluruhan data diatas, Kejati NTT juga sedang lakukan penyelidikan dua kasus, serta penyidikan terhadap tiga kasus lain.

Dua kasus yang sedang diselidiki adalah, tindak pidana korupsi dalam pemanfaatan aset pemerintah Provinsi NTT, berupa tanah seluas 31.670 M2 yang terletak di Kelurahan Gorontalo Kecamatan Komodo, Kabupatem Manggarai Barat.

Beserta kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pembelian Medium Term Notes (MTN), atau surat hutang jangka menengah PT Sunprima Nusantara dengan pembiayaan oleh Bank NTT tahun 2018.

Laman: 1 2

Berita Terkait