Takut Dimarahin Istri karena Uang THR Habis Buat Judi Online, Petugas PPSU Buat Laporan Korban Begal

Jumat, 29 April 2022 06:59
suara.com
Takut Dimarahin Istri karena Uang THR Habis Buat Judi Online, Petugas PPSU Buat Laporan Korban Begal

digtara.com – Ray Prama Abdullah (27), petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Mangga Dua Selatan yang mengaku sebagai korban begal ternyata membikin laporan palsu. Ray takut dimarahin istri karena THR habis untuk bermain judi.

Rupanya, dia kalah bermain judi online dan membikin narasi seolah-olah dirinya menjadi korban begal yang kehilangan uang THR senilai Rp4,4 juta.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Maulana Mukarom menyatakan Ray berbohong dan mengarang cerita ihwal insiden pembegalan tersebut.

Baca: Begal yang Kerap Beraksi di Medan Amplas Ditangkap Polrestabes Medan

“Bahwa Uang THR milik Saudara Ray Prama Abdullah bukan hilang karena dicuri atau begal, melaikan Saudara Ray Prama Abdullah menggunakan uang THR tersebut untuk bermain judi online. Fakta ini tidak sesuai dengan keterangan korban jika uang THR tersebut hilang karena dibegal,” kata Maulana kepada wartawan, Kamis (28/4/2022) malam.

Maulana menyebut, bahwa fakta tersebut ditemukan saat kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus begal tersebut.

Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi mata yang ada di lokasi kejadian.

Baca: Polisi yang Tindak Begal dan Premanisme di Medan Bakal Terima Bonus

Rupanya, Ray menarik uang senilai Rp200 ribu di sebuah ATM di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Hal itu dilakukan Ray pada Rabu pagi sekira 05.12 WIB.

“Hal ini tentu tidak sesuai dengan keterangannya kalau dia melakukan penarikan uang sebesar Rp4,4 juta,” beber dia.

Maulana mengatakan, Ray sengaja membikin laporan palsu lantaran takut kalau istrinya akan marah jika uang THR tersebut habis untuk bermain judi. Dalam kasus ini, Ray bermain judi online jenis slot.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait