Sudah 202 Orang di Sumut Meninggal Dunia Dengan Status Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
GTPP Covid-19 Sumut Perkuat Deteksi Penderita Covid-19 Tanpa Gejala
Juru BIcara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan (Istimewa)

digtara.com – Jumlah pasien terkonfirmasi positif terjangkit virus korona (covid-19) yang meninggal dunia di Sumatera Utara telah mencapai angka 202 orang.

Penambahan kasus kematian akibat covid-19 ini terus bertambah setiap harinya. Kondisi itu terjadi di tengah masih terus bergulirnya informasi yang menyebut penyebaran virus itu tidak nyata.

“Untuk pasien positif Covid-19 meninggal dunia pada 2 Agustus 2020 bertambah tujuh orang. Yakni empat dari Medan dan 2 orang dari Deli Serdang serta satu dari Simalungun. Total menjadi 202 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, Whiko Irwan, Senin (3/8/2020).

Muat Lebih

Peningkatan jumlah kasus kematian ini linier dengan jumlah kasus terkonfirmasi positif terjangkit covid-19 yang juga terus mengalami penambahan secara signifikan setiap harinya. Saat ini jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Sumut telah mencapai 4.137 orang.

Pada hari Minggu kemarin ada penambahan 175 pasien positif Covid-19 itu. Sebanyak 127 orang dari Medan, 11 dari Deliserdang, lima dari Binjai, tiga dari Simalungun, dan masing-masing dua dari Tebingtinggi, Langkat, Karo dan Dairi.

“Kemudian, masing-masing satu dari Pematangsiantar, Tanjung Balai, Asahan, Labuhanbatu, Tapanuli Tengah, Serdang Bedagai, Batubara dan Nias Utara, 10 orang dari luar Sumut dan tiga orang tidak diketahui domisilinya,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah pasien positif Covid-19 yang berhasil sembuh di Sumut juga terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Tercatat, jumlah pasien positif Covid-19 berhasil sembuh saat ini sebanyak 1.613 orang. Angka ini bertambah 130 orang dari hari sebelumnya 1.483 orang.

Whiko merinci tambahan 130 pasien sembuh hari ini, yakni sebanyak 74 orang dari Medan, 21 dari Deli Serdang, 13 dari Pematangsiantar, tujuh dari Batubara, empat dari Binjai dan masing-masing satu dari Langkat, Karo dan Serdang Bedagai.

“Kemudian ada delapan orang dari luar Sumut,” tandasnya.

[AS]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan