Serang Polisi saat Diamankan, Residivis Pencuri Ternak Dihadiahi 3 Tembakan

  • Whatsapp
Serang Polisi saat Diamankan, Residivis Pencuri Ternak Dihadiahi 3 Tembakan
Serang Polisi saat Diamankan, Residivis Pencuri Ternak Dihadiahi 3 Tembakan (digtara.com/imanuel lodja)

digtara.com – Pelarian residivis pencurian ternak di Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), RRN alias Robi Paraku (30), berakhir sudah. Residivis Pencuri Ternak

Warga Desa Watumbelar, kecamatan Lewa Tidahu, kabupaten Sumba Timur ini dilumpuhkan polisi dengan tiga tembakan pada tubuhnya, Minggu (25/10/2020).

Saat itu Robi Paraku melawan bahkan menyerang salah seorang angggota polisi saat akan diamankan.

Muat Lebih

Perburuan terhadap Robi Paraku ini dilakukan polisi sesuai laporan polisi nomor LP/53/X/1.8/2020/Polda NTT/Res ST/Polsek Lewa, tanggal 18 Oktober 2020 dalam dugaan perkara tindak pidana pencurian 10 ekor hewan kerbau.

Kapolsek Lewa, Iptu Boby Rahman, S.Tr.K kepada wartawan, Minggu, menyebutkan bahwa polisi mengendus kalau aksi ini dilakukan oleh Robi Paraku dan rekannya Enos.

Baca: Digigit Buaya saat Mencari Ikan, Nelayan di Kupang Nyaris Tewas, Begini Kondisinya

Tersangka Enoa sudah diamankan polisi dan sudah ditahan di sel Polsek Lewa. Dari pengakuan Enos ini lah polisi mendapat informasi keterlibatan Robi Paraku.

Kamis 22 Oktober 2020 lalu, polisi dari Polsek Lewa sempat melakukan penangkapan terhadap Robi Paraku namun gagal karena Robi berhasil lolos dan melarikan diri.

Baca: Terlibat Pertengkaran, IRT di Kupang Dibacok Ayah Mertua

Selanjutnya Minggu, polisi mengetahui keberadaan Robi yang sedang tidur di rumahnya.

Polisi dari Polsek Lewa dan Polres Sumba Timur kemudian mengepung kediaman Robi di Desa Watumbelar. Namun keberadaan anggota polisi di sekitar rumah diketahui Rambu, istri Robi.

Serang Polisi saat Diamankan, Residivis Pencuri Ternak Dihadiahi 3 Tembakan
digtara.com/imanuel lodja

“Istri Robi memegang parang panjang yang terhumus sambil berteriak histeris memprovokasi keadaan,” tandas Kapolsek Lewa.

Baca: Mantan Wali Kota Kupang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengalihan Aset Negara

Istri Robi protes soal kedatangan polisi tanpa permisi. Ia beralasan kalau orang tuanya sedang sakit parah.

Anggota polisi sempat menegur namun istri Robi terus berteriak sambil mengancungkan parang ke arah polisi.

Teriakan histeris sang istri didengar Robi yang sedang tidur sehingga terbangun dan melompat dari rumah panggung kemudian keluar rumah dan menerjang anggota polisi.

Baca: Digenjot Ayah Kandung, Gadis 17 Tahun di Kupang Hamil 4 Bulan

Robi menyerang Brigpol Brigpol I Gst. A. Km. Satria Yudha (Banit Reskrim Polsek Lewa) yang sedang berjaga di bawah.

Brigpol Satria Yudha sempat jatuh ke tanah dan Robi memberikan perlawanan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan