Sekolah Tanpa Atap di Padangsidimpuan Ditemukan Bong dan Alat Kontrasepsi Bekas, Kepsek Lapor Polisi

Senin, 11 Oktober 2021 17:33
Sekolah Tanpa Atap di Padangsidimpuan, Kepsek Lapor Polisi Terkait Pencurian

digtara.com – Kepala SD Negeri 200218 Padangsidimpuan, Alihot Suhaimi Harahap, membuat laporan Polisi terkait hilangnya seluruh atap bangunan dan rusaknya berbagai fasilitas. Sekolah Tanpa Atap Padangsidimpuan

“Pencurian dan perusakan itu sudah saya laporkan ke Polisi. Saat ini Dinas Pendidikan, atas perintah Pak Wali Kota, sedang memperbaiki kembali bangunan dan mobiler yang rusak,” kata Alihot Harahap kepada wartawan di Padangsidimpuan, Senin (11/10/2021).

Sesuai dengan Surat Tanda Terima Laporan Polisi nomor STPL/336/X/SPKT/Polres Padangsidimpuan/Polda Sumatera Utara, laporan tentang Pasal 363 KUH Pidana itu diterima Kanit III SPKT Aiptu Timbul Harahap.

Baca: Masjid Raya Padangsidimpuan Direnovasi Total, Sumber Dana dari APBD Rp 4,9 M

Adapun sekolah yang dicuri atapnya dan dirusak jendela, pintu, meja, kursi dan lemarinya itu berada di perbukitan sekitar Jalan Mangaraja Maradat/Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

Sebelum dibersihkan, sekolah itu sangat berantakan. Atap bangunan tinggal kayu, plafon triplek hancur, meja dan kursi rusak berat, buku-buku dan lemarinya berantakan di lantai. Bahkan banyak ditemukan alat hisap sabu-sabu (bong) dan alat kontrasepsi bekas.

Sekolah Tanpa Atap di Padangsidimpuan, Kepsek Lapor Polisi Terkait Pencurian
Laporan polisi.

Baca: Miris! SD Negeri di Padangsidimpuan Tanpa Atap, Disdik: Itu Karena Dicuri

Laporan Kelima

Menurut informasi diperoleh, laporan Polisi ini merupakan yang kelima kalinya dibuat kepala sekolah sejak tahun 2010 atau sejak Kota Padangsidimpuan dipimpin Wali Kota Zulkarnain Nasution dan Andar Amin Harahap sampai Wali Kota Irsan Efendi saat ini.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait