Jumat, 26 Juli 2024

Satu Warga Kabupaten TTS Masih Kritis karena Rabies, Tim Gabungan Musnahkan Anjing Liar

Imanuel Lodja - Jumat, 09 Juni 2023 03:54 WIB
Satu Warga Kabupaten TTS Masih Kritis karena Rabies, Tim Gabungan Musnahkan Anjing Liar

digtara.com – Jumlah korban yang tergigit anjing di wilayah kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT mencapai 99 orang.

Baca Juga:

Angka ini merupakan jumlah yang terdata hingga Jumat (9/6/2023).
Dari jumlah ini, satu orang warga Desa Fenun meninggal karena digigit anjing rabies.

Sementara satu orang yang juga warga Desa Fenun masih kritis dan sementara dirawat di Puskesmas Oinlasi.

“satu orang dalam kondisi kritis karena digigit anjing rabies,” ujar Kapolsek Amanatun Selatan, Iptu I Dewa Gede Putra Wijayana, SH saat dikonfirmasi Jumat (9/6/2023).

Baca: Warga Kabupaten TTS Antusias Bawa Anjing untuk Disuntik Anti Rabies

Kapolsek dan jajaran terkait kemudian melakukan sosialisasi dan himbauan terkait KLB rabies yang sudah menyebar di wilayah kecamatan Amanatun Selatan.

Sosialisasi dan himbauan bahaya rabies yang dipimpin Kapolsek Amanatun Selatan melibatkan Danposramil Amanatun Selatan, Kasi trantib kecamatan Amanatun Selatan, Kepala desa Oinlasi, Kanit Provos Polsek Amanatun Selatan, Kasium polsek Amanatun Selatan, KSPKT III Polsek Amanatun Selatan, Anggota Posramil Amanatun Selatan, Linmas desa Oinlasi, tokoh pemuda Masjid Jabal Nur Oinlasi dan staf puskesmas Oinlasi.

Sosialisasi pada Kamis (8/6/2023) siang hingga petang dilakukan di simpang lima Oinlasi/depan BRI Oinlasi, Pasar Oinlasi, Noesnaen desa Oinlasi, seputaran Puskesmas lama Oinlasi dan di desa Anin.

Kapolsek Amanatun Selatan Iptu I Dewa Gede Putra Wijayana, SH menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang mempunyai piaraan anjing, kucing dan kera untuk segera di ikat/dikandangkan.

Apabila terindikasi sudah terpapar virus rabies diminta untuk segera dimusnahkan.

Juga diingatkan, apabila sampai pukul 19.00 Wita, hewan piaraan belum diikat/dikandangkan dan masih berkeliaran di jalan, maka dilakukan tindakan tegas/pemusnahan oleh team gabungan TNI-Polri dan juga pihak kecamatan.

Selesai pelaksanaan sosialisasi, team gabungan melaksanakan operasi/ pemusnahan terhadap anjing liar yang tidak bertuan dan berkeliaran di seputaran pasar Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan.

Dalam kegiatan sosialisasi dan operasi anjing liar ini ada 2 ekor anjing berhasil ditangkap dan diikat.

Ada pula dua ekor anjing ditembak menggunakan senapan angin karena merupakan anjing rabies.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami diĀ Google News

Satu Warga Kabupaten TTS Masih Kritis karena Rabies, Tim Gabungan Musnahkan Anjing Liar

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Seorang Anak di Kabupaten TTS kembali Jadi Korban Serangan Anjing Rabies

Seorang Anak di Kabupaten TTS kembali Jadi Korban Serangan Anjing Rabies

Lagi, Warga TTU NTT Meninggal Akibat Rabies

Lagi, Warga TTU NTT Meninggal Akibat Rabies

Satu Pasien Rabies di Kabupaten TTU-NTT Meninggal Dunia

Satu Pasien Rabies di Kabupaten TTU-NTT Meninggal Dunia

Mengamuk dan Kabur dari Puskesmas, Pasien Suspek Rabies Meninggal Dunia

Mengamuk dan Kabur dari Puskesmas, Pasien Suspek Rabies Meninggal Dunia

Di Kabupaten TTS, Pasien Suspek Rabies Kabur dari Puskesmas saat Dirawat dan Mengamuk

Di Kabupaten TTS, Pasien Suspek Rabies Kabur dari Puskesmas saat Dirawat dan Mengamuk

Korban Gigitan Anjing di Kabupaten TTU Diberi Vaksin Anti Rabies

Korban Gigitan Anjing di Kabupaten TTU Diberi Vaksin Anti Rabies

Komentar
Berita Terbaru