Pencopotan Status Pesantren Darul Arafah Ramah Anak, LPA Deli Serdang Akan Surati Kemen PPA

Senin, 07 Juni 2021 17:46
digtara.com/alvi suwitra
Santri Pesantren Darul Arafah Tewas di Tangan Senior, Status Pesantren Ramah Anak Terancam Dicabut

digtara.com – Ketua Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Deliserdang, Junaidi Malik menegaskan akan menyurati Kementrian PPA terkait pencopotan status Pesantren Ramah Anak. Status Pesantren Ramah Anak

Pesantren Darul Arafah sempat dinobatkan sebagai Pesantren Ramah Anak oleh Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak pada tahun 2019.

“Kami dari lembaga perlindungan anak, akan menyurati pihak Kementrian Permberdayaan Perempuan dan Anak untuk mencopot status ‘Pesantren Ramah Anak’ yang dinobatkan ke Pesantren Darul Arafah pada tahun 2019,” ujarnya kepada wartawan, Senin (7/6/2021).

Diketahui, korban FWA (14) tewas diduga jadi korban pemukulan oleh kakak kelasnya, APH (18) pada Sabtu 5 Juni 2021, sekitar pukul 22.00 Wib.

Baca: Penganiaya Santri Pesantren Darul Arafah Raya Akan Diberi Sanksi

Tersangka merupakan warga Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Sementara juniornya warga Desa Benua Raja, Kecaamatan Rantau, Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Junaidi menuding, ada beberapa kebohongan yang selama ini di tutup-tutupi oleh pihak pondok pesantren.

Baca: Santri Darul Arafah Meninggal Dianiaya Senior, Kapolsek: Sekali Pukul, Jatuh Lalu Meninggal

Sebab, selama berada di dalam pondok, ia tidak mendapat keterangan lebih terkait kematian santri tersebut.

Laman: 1 2

Berita Terkait