Salut! Kasat Lantas Polres Kupang Tenangkan Ibu yang Tak Terima Anaknya Di-Covid-kan

Selasa, 03 Agustus 2021 08:30
imanuel lodja/digtara
Kasat Lantas Polres Kupang Iptu Ilham Ade Putra SIK

digtara.com – Ada momen menarik di  balik peristiwa pilu yang terjadi Senin kemarin. Di tengah suasana duka dan emosi yang meluap, Kasat Lantas Polres Kupang Iptu Ilham Ade Putra SIK hadir di antara ibu dan keluarga korban.

Duka dan emosi itu terkait meninggalnya seorang anak 7 tahun di RS Siloam. Awalnya, korban Riani Feoh (7) mengalami kecelakaan dan dirawat di RS Siloam.  Saat dirawat, korban meninggal. Masalah bertambah karena korban divonis reaktif Covid-19 pasca swab antigen yang dilakukan pihak rumah sakit sebelum korban meninggal.

Pihak keluarga pun terpukul dan histeris dengan peristiwa dan kejadian ini.

Peristiwa bermula pada Senin (2/8/2021) siang sekitar pukul 13.10 wita, korban ditabrak mobil minibus jenis ford warna silver nomor polisi DH 1513 HM yang dikemudikan Ir Erens Alexander Ch. Giri (57). Ir Eren merupakan seorang PNS yang tinggal di Jalan RW Mongonsidi III nomor 41, RT 24/RW 07, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang.

Korban yang ditabrak di depan rumahnya di RT 20/RW 08, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang kemudian dibawa oleh Ir Erens Giri ke RSU Siloam. Tujuannya untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun takdir berkehendak lain. Korban meninggal dunia.

Sesuai prosedur penanganan pasien, setiap pasien yang ke RSU Siloam harus menjalani tes swab antigen. Demikian pula dengan Riani Feoh.

Dari dua kali pelaksanaan swab, pelajar kelas II sekolah dasar ini terkonfirmasi positif Covid-19.

Hasilnya positif dan diberitahukan ke keluarga korban namun keluaga korban tidak terima dan menolak dilakukan protokol kesehatan Covid-19 oleh gugus tugas penanganan Covid-19.

Keluarga korban berupaya mengambil paksa jenazah terkonfirmasi Covid-19 untuk dibawa pulang ke rumah di desa Oebelo Kecamatan Kupang Tengah. Namun petugas kepolisian menghalangi.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait