Saksi Disiksa di Kantor Polisi, 9 Personel Polsek Percut Seituan Diperiksa Propam

  • Whatsapp
Saksi Disiksa di Kantor Polisi, 9 Personel Polsek Percut Seituan Diperiksa Propam
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atjama (Internet)

digtara.com – Sebanyak 9 personel Polsek Percut Seituan, Polrestabes Medan, diperiksa di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara. Mereka diperiksa terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam menangani perkara pembunuhan atas nama korban Dodi Sumanto.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, sembilan orang yang diperiksa terdiri dari empat orang perwira dan lima organg bintara.

“Mereka menunggu sidang disiplin,” kata Tatan, Kamis (9/7/2020).

Muat Lebih

Pemeriksaan terhadap kesembilan personel Polsek Percut Seituan itu sekaligus menindaklanjuti dugaan penyiksaan terhadap Sarpan (54). Sarpan merupakan saksi dalam kasus pembunuhan Dodi Sumanto.

Sarpan sempat ditahan selama 5 hari di Polsek Percut Seituan dan dibebaskan dalam kondisi wajah lebam-lebam bekas penganiayaan. Sarpan pun telah membuat laporan polisi atas tindakan penganiayan tersebut. Dalam laporannya, Sarpan menyebut dia dianiaya orang-orang yang tak dikenalnya di sel tahanan.

“Untuk pemukulan terhadap saksi Sarpan yang mengakibatkan mata lebam masih dalam proses pemeriksaan. Diperiksa apakah adanya keterlibatan personel Polri atau tidak,” sebut Tatan.

 

Diduga Dianiaya, Saksi Kasus Pembunuhan Melapor ke Polrestabes Medan
Sarpan, saksi kasus pembunuhan yang diduga disiksa di Mapolsek Percut Seituan (digtara)

 

Tatan menuturkan, apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan pelanggaran hukum, maka sanksi akan dijatuhkan sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Sanksi bisa berupa teguran tertulis. Lalu penundaan mengikuti pendidikan paling lama 1 (satu) tahun, penundaan kenaikan gaji berkala. Bisa juga penundaan kenaikan pangkat untuk paling lama 1 (satu) tahun. Mutasi yang bersifat demosi, pembebasan dari jabatan dan penempatan dalam tempat khusus paling lama 21 (dua puluh satu) hari,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko menegaskan, ia tidak akan melindungi anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. Utamanya dalam pelanggaran profesionalitas dalam menjalankan tugas.

“Kalau memang salah akan kita tindak. Kita berikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang ada,” tandasnya.

 

[MAG1/AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Saksi Disiksa di Kantor Polisi, 9 Personel Polsek Percut Seituan Diperiksa Propam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

2 Komentar