Razia Pinggiran Kota Medan, Satgas Covid-19 Mebidang Temukan Banyak Pelanggaran

  • Whatsapp
Razia Pinggiran Kota Medan, Satgas Covid-19 Mebidang Temukan Banyak Pelanggaran
Tim Satgas Covid 19 melakukan penertiban pusat keramaian, sosialisasi penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat hiburan malam, kafe dan food court di sekitaran Kota Medan, Rabu (28/10/2020) malam. (istimewa)

digtara.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) melakukan razia protokol kesehatan di kawasan pinggiran Kota Medan- Deli Serdang, Rabu (28/10/2020) malam. Razia Pinggiran Kota Medan, Satgas Covid-19 Mebidang Temukan Banyak Pelanggaran

Dari operasi ini tim menemukan masyarakat dan pelaku usaha masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Lokasi pertama yang disambangi Tim Satgas Covid-19 Mebidang adalah Delitua, tepatnya Pasar Delitua.

Di pasar yang masih aktif hingga malam hari banyak pelaku usaha dan masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Muat Lebih

“Kita cukup kecewa di tempat-tempat seperti ini masih banyak masyarakat yang tidak mau pakai masker, tidak menjaga jarak, padahal tempat ini aktivitasnya tinggi dan ramai hingga malam. Kita sosialisasikan protokol kesehatan dan bagikan masker kepada masyarakat,” kata Koordinator Tim Satgas Covid-19 Mebidang, Serka Erwin di Posko Satgas Covid-19 Sumut, Medan.

Usai dari Pasar Delitua, tim bergerak ke Pasar Merah, Jalan Menteng Raya. Di sini tim juga menemukan banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker dan berkerumun, bahkan salah satu tempat usaha Rumoh Kopie Atjeh karyawannya tidak ada yang menggunakan masker.

Tepat di sebelahnya warnet Bloodynet juga tidak menerapkan protokol kesehatan dan banyak pengunjung yang tidak menggunakan masker. Tim Satgas Covid-19 memberikan teguran kepada dua tempat usaha ini dan memberi sanksi fisik bagi pengunjung yang tidak mengenakan masker.

Pelanggaran serupa juga ditemukan Tim Satgas Covid-19 Mebidang saat bergerak ke Jalan Tempuling. Mayoritas warung kopi (Warkop) di lokasi ini tidak menerapkan protokol kesehatan, begitu juga pengunjungnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan