Polisi Juga Periksa Personelnya Yang Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Anggota DPRD Sumut

  • Whatsapp
Korban Cabut Laporan, Penyidikan Kasus Penyiksaan di Polsek Percut Seituan Tetap Berjalan
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko (Internet)

digtara.com – Dua orang personel Polisi yang menjadi korban penganiayaan saat kericuhan yang diduga melibatkan anggota DPRD Sumatera Utara berinisial KHS, kini menjalani pemeriksaan.

Keduanya diperiksa perihal keberadaan mereka di lokasi kericuhan tersebut. Di mana keduanya menjadi korban penganiayaan sejumlah rekan KHS yang baru keluar dari tempat hiburan malam. Padahal Polisi dilarang berada di tempat hiburan malam jika tanpa tujuan dinas.

“Kejadiannya di areal parkir gedung. Ini kita sedang dalami, apa yang dilakukan mereka di sana,” sebut Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko.

Muat Lebih

Riko menjelaskan, dari hasil penyelidikan awal yang mereka dapatkan, penganiayaan itu bermula ketika KHS mendapatkan pesan dari salah seorang teman wanitanya. Dalam pesan tersebut, rekan wanitanya itu mengaku telah dianiaya oleh seorang anggota Polisi.

 

diduga-aniaya-polisi-di-tempat-hiburan-malam-anggota-dprd-sumut-diamankan
Tangkapan layar rekaman CCTV penganiayaan Polisi di areal parkir Capital Building Medan (Istimewa)

 

Kedua polisi yang menjadi korban penganiayaan itu patut diduga datang ke areal Capital Building atas permintaan oknum Polisi yang diduga menganiaya rekan wanita KHS.

“Keduanya (Polisi yang menjadi korban) sedang diperiksa,” tegasnya.

Selain kedua polisi tersebut, Polisi kini juga sedang memeriksa 17 orang yang terlibat dalam penganiayaan itu. Termasuk anggota DPRD Sumatera Utara berinisiak KHS. Dari 17 orang itu, sebanyak 7 diantaranya dinyatakan positif narkoba.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Polisi Juga Periksa Personelnya Yang Diduga Menjadi Korban Penganiayaan Anggota DPRD Sumut

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar