Polisi Janjikan Ini kepada Korban Pencabulan Calon Pendeta di Alor Yang Belum Melapor

Sabtu, 17 September 2022 10:18
Ilustrasi.

digtara.com – Jumlah korban kekerasan seksual yang menimpa belasan anak di Kabupaten Alor, NTT dan dilakukan oleh calon pendeta diduga masih akan terus bertambah.

polisi mengimbau agar para korban dapat melapor dengan mendatangi penyidik untuk dilakukan pemeriksaan.

Polisi juga berjanji akan memberikan perlindungan dan merahasiakan identitas para korban jika melaporkan kekerasan seksual dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh SAS (36).

Baca: Bocah 12 Tahun Korban Pencabulan hingga Terinfeksi HIV Belum Dijenguk Keluarga

Kapolres Alor, AKBP Ari Satmoko, Sabtu (17/9/2022) mengakui kemungkinan korban masih akan terus bertambah.

Apalagi adanya tambahan dua korban pada Rabu (14/9/2022) lalu yang mendatangi penyidik dan melapor mengalami kekerasan seksual dan pelecehan seksual yang dilakukan tersangka SAS.

Baca: TERUNGKAP! Dua Korban Pencabulan Calon Pendeta Pernah Dikirimi Foto Syur Tersangka

Dia menyebutkan, kedua korban yang baru melapor tersebut adalah wanita dewasa berusia 19 tahun. Sehingga jumlah korban menjadi 14 orang yang terdiri dari sepuluh anak-anak dan empat wanita dewasa.

Pihak kepolisian telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat, jika ada masyarakat atau anak-anak yang menjadi korban yang masih malu untuk melaporkan ke kantor polisi agar bisa memberi laporan.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait