Polair Polda NTT Amankan Warga Pengangkut BBM Ilegal

Kamis, 29 September 2022 12:17
int
Ilustrasi

digtara.com – Tiga warga Kabupaten Manggarai Barat, NTT diamankan karena mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ilegal. Polair Amankan BBM Ilegal

Ada 1.780 liter BBM ilegal jenis solar yang diamankan anggota Ditpolairud Polda NTT.

Ribuan BBM ilegal diamankan di perairan Komodo Manggarai Barat, NTT.

Direktur polairud Polda NTT Kombes Pol Nyoman Budiarja, SIK MSi didampingi Kanit 1 Siepatwal Subdit Patroliairud Polda NTT AKP Muhamad Idris Hamzah, SH, Kamis (29/9/2022) menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal crew KP Ndana 3004 melaksanakan patroli menggunakan RIP Intercep Ditpolairud Polda NTT di sekitar Perairan Pulau Komodo Kabupaten Manggarai Barat.

Baca: Peringati Hari Tani, Partai Buruh Sumut Tuntut Tanah Untuk Kesejahteraan Rakyat dan Tolak BBM

Polisi mendapati tiga kapal yang diduga melakukan pengangkutan BBM bersubsidi jenis solar tanpa dilengkapi dengan ijin pengangkutan (ilegal).

“Saat melakukan patroli personel menemukan tiga perahu motor yang diduga melakukan pengangkutan BBM bersubsidi jenis solar tanpa dilengkapi dengan ijin pengangkutan, yang mana satu perahu tersebut bernama Dua Putri dan dua perahu tidak mempunyai nama. Saat melakukan pemeriksaan terhadap perahu motor dengan nama dua putri petugas menemukan BBM bersubsidi jenis solar tanpa dilengkapi dengan ijin pengangkutan.

Selanjutnya petugas mengamankan seorang nelayan berinisial AL (34) bersama barang bukti BBM jenis solar sebanyak 29 jerigen 20 liter atau kurang lebih 580 liter,” jelasnya.

Personel KP Ndana 3004 melakukan pemeriksaan terhadap dua perahu motor tanpa nama dan mengamankan dua orang nelayan, K (49) dan A (19) yang diduga melakukan pengangkutan BBM bersubsidi jenis solar tanpa dilengkapi dengan ijin pengangkutan.

Ditemukan sebanyak 60 jerigen, 20 liter atau kurang lebih 1.200 liter dimana awalnya dibawa oleh perahu milik K dari Sape, Kabupaten Bima, Provinsi NTB.

Setelah tiba di perairan Pulau Komodo, Provinsi NTT lalu disalin ke perahu motor milik A selaku pemilik BBM tersebut.

Para pelaku beserta barang bukti pun dibawa dan diamankan di markas unit Polairud Manggarai Barat untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Polisi mengamankan barang bukti yaitu tiga perahu motor dan sebanyak 1.780 liter jenis solar serta tiga buah handphone.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait