Petugas Kebersihan di Medan Ditolak RS Imelda Diduga karena Korban Begal, PH: Kita Kecewa!

Senin, 03 Januari 2022 16:39
Penasihat Hukum korban, Irwansyah Putra Nasution SH.

digtara.com – Rahmadhoni Hasibuan (53) korban begal di Jalan Pinus, Komplek DPRD, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, sempat di tolak Rumah Sakit (RS) Imelda. Diduga, alasan penolakan RS tersebut lantaran pasien merupakan korban pembegalan. Ditolak RS Korban Begal

Penasihat Hukum korban, Irwansyah Putra Nasution SH menjelaskan, alasan rumah sakit karena tidak bisa menanggung BPJS terhadap korban.

“Kita sebenarnya sudah kecewa dengan beberapa pihak rumah sakit. Diduga pihak rumah sakit Imelda menolak karena ibu ini korban begal,” jelasnya Senin (3/1/2021).

Baca: Medan Darurat Begal, Polda Sumut Bentuk Tim Khusus, Dirkrimum: Kami Akan Tindak Tegas!

Menurutnya, korban saat melakukan dinas lalu dibegal harusnya bisa menjadi prioritas rumah sakit, dan ini menjadi atensi.

Untuk itu ia menekankan kepada pemerintah, harusnya ini menjadi teguran, di mana orang yang mestinya mengutamakan kesehatan terhadap masyarakat, kini harus terhambat.

Baca: Miris! Pasukan Melati Korban Begal, Sudah 3 Kali Kehilangan Motor Selama Bekerja

“Jadi tugas kita semua untuk mengingat ke pemerintahan baik Dinas Kesehatan maupun itu pusat, memberikan sanksi atau menegur rumah sakit. Karena itu korban begal dan (sedang) bekerja,” jelas pria yang akrab disapa Ibe ini kepada digtara.com.

Namun sejauh ini pihak korban sudah melaporkan atas peristiwa yang menimpanya ke Polsek terdekat.

Laman: 1 2

Berita Terkait