Penyekatan Arus Mudik, Kapolri: Harus Dilakukan Secara Humanis

  • Whatsapp
Penyekatan Arus Mudik

digtara.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan kepada seluruh personel terutama di garis depan titik penyekatan arus mudik lebaran, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, operasi yang dilakukan harus mengedepankan sisi humanis.

“Polri menjalankan Operasi Ketupat 2021. Penekanan itu dilakukan melalui penyekatan, dilaksanakan secara humanis. Penegakan hukum terakhir dan tujuan yang akan dicapai adalah aman dan kondusif,” ujar Gubsu, Edy Rahmayadi membacakan Amanat Kapolri saat menjadi Inspektur Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi (Ops) Ketupat Toba 2021 di Lanud Soewondo Medan, Rabu (5/5/2021) pagi.

Dikatakan, untuk Ops Ketupat 2022 itu, sebanyak 155 ribu personel gabungan TNI-Polri, hingga Dinkes dan Dishub dilibatkan. Operasi itu dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Muat Lebih

Apel gelar pasukan itu dilaksanakan untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes), dan mengecek kesiapan dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1442 H, serta sarana dan personel seluruhnya.

Disebutkan, trend kasus covid saat ini naik 2,03 persen karena aktivitas masyarakat. Pemerintah melarang masyarakat agar tidak mudik karena Covid-19. Keputusan itu diambil melalui berbagai timbangan, yakni peningkatan kasus Covid-19 dan berdasarkan pengamanan dari tahun lalu.

Baca: Larang Mudik Lebaran, Edy: Setiap Kegiatan Liburan Ada Kenaikan

“Sulit melarang masyarakat untik tidak mudik. Masih terdapat 7 persen masyarakat di Indonesia mudik. Karena itu, harus sungguh dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat,” tegas Gubsu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar