Penjelasan Kodam I/BB Terkait Kericuhan TNI dengan Warga Terkait Lahan di Deliserdang

Kamis, 06 Januari 2022 12:54

digtara.com – Terkait kericuhan dengan warga yang terjadi di Dusun 3 Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang, Kodam I/BB memberi penjelasan.

Kapendam Kolonel Donald Erikson Silitonga didampingi Danpomdam I/BB Kolonel CPM Danil Prakoso dan KA Pumdam I/BB Kolonel CHK Ari mengatakan, bahwa peristiwa itu terjadi karena pihaknya akan memasangan plat, ditanah hak guna usaha milik Puskopkar Bukit Barisan seluas 62 Hektar

“Telah terjadi kesalahpahaman pihak Puskopkar A BB dengan saudara-saudara kita. Kita sangat menyangkan peristiwa ini masih terjadi, lahan yang di miliki oleh Puskopar memiliki data HGU berdasarkan sertifikat HGU tanggal 30 Agustus 1994 dan bukti pembayaran PBB yang dilakukan pihak puskopar setiap tahun serta berdasarkan MA RI nomor registrasi 209/K/TUN/2000,” ucapnya kepada wartawan, Kamis (06/01/2021).

Donald menambahkan, bahwa lahan HGU Puskopkar akan berakhir tahun 2023 dan akan diperpanjang sesuai prosedur.

“Puskopkar memasang plang guna melegalisasi tanah, upaya pertemuan dan musyawarah telah beberapa kali dilakukan yang bertujuan untuk mediasi,” ucapnya lagi.

Donald mengatakan, terhadap pemasangan plang, pihaknya melibatkan beberapa unsur seperti, pemerintah desa, tokoh masyarakat, kepolisian.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kesalahpahaman yang tidak perlu terjadi.

“Namun situasi berubah ketika masyarakat menghalangi tim yang akan bekerja, himbauan dan saran dari unsur terkait tidak dihiraukan oleh masyarakat sehingga terjadi keramaian yang menyebabkan pemberitaan di media,” pungkasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait