Pengirim Peti Mati ke Warga Dairi Ternyata Pendukung Calon Kades, Ini Motifnya

Senin, 06 Desember 2021 22:13
suara.com
Pengirim Peti Mati ke Warga Dairi Ternyata Pendukung Calon Kades, Ini Motifnya

digtara.com – Polisi akhirnya mengungkap misteri pengiriman peti mati yang menghebohkan warga Desa Paropo, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut).

Pelaku berinisial WS (35) ternyata pendukung seorang calon kepala desa (Kades) Bongga Erwinson Situngkir. Dia nekat mengemparkan warga dengan mengirim peti mati atas namanya sendiri, lantaran kecewa jagoannya kalah di Pilkades.

“Tersangka mengirim peti mati atas namanya sendiri dan dua orang penduduk yang sama atas nama Faisal dan Jessi Situngkir pada hari senin 29 Nopember 2021,” ujar Kapolres Dairi AKBP Wahyudi Rahman dalam keterangan tertulis, melansir suara.com –jaringan digtara.com, Senin (6/12/2021) malam.

Kepada polisi, pelaku mengaku sengaja mengirimkan peti mati karena kecewa jagoannya di Pilkades kalah. Padahal, dia sangat optimis jagoannya menang.

Baca: Kandidat Ketua Umum BADKO HMI Sumut, Abdul Rahman Apresiasi Langkah Polda Sumut Tangani Konflik Pilkades di Dairi

“Tersangka merasa banyak keluarga dekatnya yang tidak mendukung,” kata Wahyudi.

Dua Peti Mati

Setelah itu, tersangka memesan via ponsel kepada pengusaha peti mati di Tiga Panah Kabupaten Karo untuk mengirimkan 2 peti mati yang salah satunya tertulis atas namanya WS. Tersangka memesan seharga Rp 1,8 juta per unit.

“Dua peti mati dipesan Rp 3,6 juta dan tersangka menyatakan setelah sampai ditempat yaitu Desa Paropo baru akan dibayar,” ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka WS dikenakan pasal 14 ayat (1) dari Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Laman: 1 2

Berita Terkait