Pencemaran Nama Baik Terkait Pembunuhan Astri dan Lael, Ipda Rudy Soik Diperiksa Polda NTT

Rabu, 05 Januari 2022 13:39
digtara.com/imanuel lodja
Terungkap saat Reka Ulang, Ini Sejumlah Peran Tersangka dan Saksi Kasus Pembunuhan Astri dan Lael

digtara.com – Ipda Rudy Soik, anggota Ditreskrimsus Polda NTT yang juga korban pencemaran nama baik melalui media sosial Facebook diperiksa penyidik Polda NTT.

Pemeriksaan dilakukan di ruang Subdit V/Cyber crime Ditreskrimsus Polda NTT pasca laporan disampaikan korban.

“Saya sudah diperiksa dan ditangani Subdit V/Cyber crime Ditreskrimsus Polda NTT,” tandas Rudy Soik saat dikonfirmasi, Rabu 95/1/2022).

Baca: Terkait Kasus Pembunuhan Astri dan Lael, Perwira Polda NTT Resmi Polisikan Mantan Anggota Polri

Ia juga menyertakan sejumlah bukti terkait laporannya guna melengkapi laporan polisi nomor LP/B/02/I/2022/SPKT/Polda Nusa Tenggara Timur tanggal 3 Januari 2022.

Rudy Soik melaporkan mantan anggota Polri di Kupang NTT, Buang Sine resmi ke SPKT Polda NTT, Senin (3/1/2022) terkait dugaan mencemarkan nama baik anggota polisi aktif Ipda Rudy Soik di media sosial facebook.

Selain akun facebook Buang Sine, akun lainnya bernama Kang Asep Jeff juga dilaporkan, karena telah menuduh Rudy Soik sebagai penganut ideologi sesat.

Baca: Polda NTT Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Astri dan Lael ke Kejaksaan

Kuasa Hukum Rudy Soik, Bernard S. Anin kepada wartawan, menjelaskan, pihaknya melaporkan akun facebook Buang Sine karena telah mencemarkan nama baik kliennya di grup-grup facebook di Kupang.

“Waktu itu kita sudah laporkan tapi karena kita hargai yang namanya restorasi justice, makanya kita tunggu 3×24 jam namun yang bersangkutan tidak juga memberikan klarifikasi sampai hari ini,” jelasnya.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait