Pasca Insiden Cadar, Muyasaroh Sempat Dua Kali Diminta untuk Tampil Lagi

  • Whatsapp
Pasca Insiden Cadar, Muyasaroh Sempat Dua Kali Diminta untuk Tampil Lagi
Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA), Zulham Efendi Siregar foto bersama Muyasaroh didampingi Wakil Rektor Univa, Hasnil, saat tiba di Universitas Al Washliyah Medan, Kamis (10/9/2020). (istimewa)

digtara.com – Muyasaroh, gadis yang terpaksa harus mundur dari perlombaan MTQ ke-37 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Tebing Tinggi mengaku mashi shock. Pasca Insiden Cadar, Muyasaroh Sempat Dua Kali Diminta untuk Tampil Lagi

Hal ini disebutkan oleh abang ipar Muyasaroh, Ustad Abdul Rahman saat di konfirmasi digtara.com melalui sambungan telepon.

Ia menuturkan, sebelum naik ke atas panggung, Muyasaroh sempat menyiapkan berkas untuk proses daftar ulang.

Muat Lebih

“Kami siapkan berkas untuk daftar ulang. Ketika daftar ulang, verifikasi data di juknis juga tidak ada sama sekali harus membuka cadar ketika tampil,” ujarnya Kamis (10/9/2020).

Muyasaroh tampil di atas mimbar pada hari Minggu, 6 September 2020, pukul 11.00 siang, dan saat itulah dia diminta oleh dewan hakim untuk membuka cadar.

Baca: Mundur Dari MTQ Demi Cadar, PW GPA Sumut Akan Tanggung Biaya Kuliah Muyasaroh

Seketika itu juga, Muyasaroh termenung, kenapa harus membuka cadar. Padahal, menurut abang iparnya, bukan pertama kali ia mengikuti MTQ. Sejak tahun 2012 ia sudah menggunakan cadar dan sering mengikuti MTQ.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan