Para Tuna Netra di Medan Inisiatif Bagun Posko Covid-19 Demi Bertahan Hidup

Akibat Keluhan Jarang Dijawab, Para Tuna Netra Medan Inisiatif Bagun Posko Covid-19 Demi Bertahan Hidup
Sekretaris dan bagian penerangan Pertuni Medan, Syahrial saat diwawancara dikediamannya

digtara.com – Akibat akumulasi pengalaman atas keluhan yang jarang dijawab oleh pemerintah. Para tuna netra di Medan berinisiatif membangun posko Covid-19 demi mempertahankan hidup mereka. Bagun Posko Covid-19

Kesadaran itulah yang akhirnya tumbuh di kalangan para tuna netra yang tergabung dalam Persatuan Tuna Netra (Pertuni) Medan.

Melalui Sekretaris dan bagian penerangan Pertuni, Syahrial menceritakan keluh kesah yang tersimpan dalam benak para tuna netra kini kepada digtara.com, Kamis (29/10/2020).

Muat Lebih

“Kami membentuk panitia khusus tentang Covid-19 untuk menjawab kebutuhan ekonomi yang kian terpuruk. Inisiatif kami sendiri mendirikan Posko Covid-19 ini,” terangnya.

Ketika berkunjung ke lokasi sekretariat Pertuni, memang tampak posko kecil berdiri di tegah lapangan.

Bangunan yang terbuat dari kayu dengan spanduk bertuliskan “Posko Covid-19” sampai saat ini masih menjadi penanda yang menyimpan keluhan, harapan, dan kepedulian.

Baca: Hari Ke-2 Libur Cuti Bersama, Istana Maimun Perketat Prokes Covid-19

Kiranya sudah sejak 22 Maret 2020 tempat pengaduan itu dibangun. Syahrial menjelaskan bangunan itu menjadi saksi bisu ketika para dermawan datang karena turut perihati secara nyata atas kondisi yang menimpa mereka.

“Di masa pandemi ini, sumber mata pencaharian kami dari memijit hingga menjual kerupuk merosot tajam hingga 80 persen. Lantas kami harus bagaimana lagi dengan segala keterbatasan ini? Makanya kami dirikan posko,” keluhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan