Pakai dan Edarkan Narkoba, Mahasiswa di NTT Terancam Penjara di Atas Lima Tahun

Jumat, 13 Januari 2023 14:55
digtara.com – YFNg (24), mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Kota Kupang, NTT ditangkap polisi dari Satresnarkoba Polres Lembata, NTT, Sabtu (7/1/2023) malam.
Sejak awal pekan ini, tersangka sudah ditahan di sel Polres Lembata sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
“Sudah ditetapkan menjadi tersangka dan kita tahan untuk menunggu proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolres Lembata, AKBP Dwi Handono Prasanto melalui Kasat Resnarkoba Polres Lembata, AKP Viktor Hari Saputra, SPi MSi yang dikonfirmasi Jumat (13/1/2023).
Mahasiswa asal  Kelurahan Dedekadu, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat ini diamankan tim dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Lembata, AKP Viktor Hari Saputra, SPi MSi bersama 4 anggotanya.
YFNg diamankan polisi di dalam kamar nomor 104  hotel Olympic Lewoleba di Jalan Trans Lembata, Kelurahan Lewoleba Utara, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata.
YFNg diketahui ke Kabupaten Lembata untuk bertemu dan sudah janji dengan rekannya sama-sama memakai narkoba.
Polisi menjerat tersangka dengan pasal 114 ayat  (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Menurut UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, Pasal 114 ayat (1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan Narkotika Golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5  tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.000.
Pasal 112 ayat  (1), setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4  tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000 dan paling banyak Rp 8.000.000.000.
Selain mengamankan YFNg, polisi juga mengamankan barang bukti satu buah plastik klep kecil yang didalamnya  berisikan diduga narkoba jenis Sabu diperkirakan berat bruto 0,28 gram.
Juga diamankan satu buah baju kaos warna hitam, satu buah handphone warna hitam merk Xiaomi. Satu buah kartu Sim Card bertuliskan nomor seri kartu 081239162238 dan satu buah obat perangsang warna merah bertulis “super rush original”.
“Terduga YFNg sudah dibawa ke Kantor Sat Resnarkoba Polres Lembata untuk proses selanjutnya,” ujar Kasat Resnarkoba Polres Lembata.
Terduga pelaku diamankan saat  sedang membawa sebuah paketan warna hitam.
Polisi kemudian menggeledahnya dan mengamankan barang bukti.
Polisi juga mengagendakan melakukan tes urine dan darah.
“Kira tunggu hasil pemeriksaan Balai POM,” tambah mantan Kapolsek Kupang Timur, Polres Kupang ini.
Terduga pelaku YFNg diketahui merupakan mahasiswa semester XIV di kampus di bilangan Jalan Adisucipto Penfui kota Kupang.

Berita Terkait