OJK Diminta Kawal Terbentuknya BPA, Kesepakatan Bersama Tidak Ditindaklanjuti

  • Whatsapp
OJK Diminta Kawal Terbentuknya BPA, Kesepakatan Bersama Tidak Ditindaklanjuti
OJK Diminta Kawal Terbentuknya BPA, Kesepakatan Bersama Tidak Ditindaklanjuti (istimewa)

digtara.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta untuk mengawal terbentuknya Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912. Diminta Kawal Terbentuknya BPA

Alasannya OJK yang melakukan fit and profertest, sehingga benar-benar orang-orang yang kredibelitasnya diakuilah yang duduk di BPA.

“Saat ini AJB Bumiputera 1912 membutuhkan orang-orang yang mampu mengembalikan kepercayaan kepada masyarakat. Jika salah pilih maka bukan tidak mungkin klaim para pemegang polis yang sudah bertahun tahun jatuh tempo belum dibayar makin tidak jelas,” ujar Koordinator Wilayah Sumut-Aceh Korban AJB Bumiputera.

Muat Lebih

Pemagang polis saat ini menanti klaimnya segera dibayarkan. Karenanya butuh orang-orang yang memiliki kredibelitas untuk dipercaya oleh masyarakat.

Diketahui dalam pertemuan pada 16 Maret 2021 antara manajemen , pemegang polis, serikat pekerja, dan Asosiasi Agen AJB Bumiputera 1912, yang difasilitasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Wisma Mulia 2 Jakarta, dalam rangka penyelesaian permasalahan yang dialami AJB Bumiputera, para piham menyepakati, antara lain: dengan dibacakannya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 14 Januari 2021, Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2019, tentang Perusahaan Asuransi berbentuk usaha bersama tidak berlaku sejak tanggal dibacakannya putusan MK tersebut, maka Anggaran Dasar menjadi dasar hukum AJB Bumiputera 1912 dalam menjalankan operasionalnya.

Baca: Eks Ketua BPA AJB Bumiputera Jadi Tersangka, Bagaimana Dampaknya Bagi Nasabah?

Memperhatikan bahwa telah terjadi kekosongan Anggota Badan Perwakilan Anggota (BPA) AJB Bumiputera 1912 (AJBB) sejak 26 Desember 2020, perlu dilakukan pembentukan BPA AJBB yang didasarkan pada Anggaran Dasar AJBB.

Kemudian memperhatikan pembentukan anggota BPA AJBB dilakukan oleh panitia pemilihan dan tata cara pemilihan yang disahkan oleh sidang BPA tidak dapat terlaksana karena kekosongan BPA, maka para pihak menyepakati untuk mengusulkan nama-nama perwakilan untuk diusulkan kepada direksi sebagai panitia pemilihan anggota BPA baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan