Nekat! Dana Covid-19 Rp 600 Juta di Dinkes Padangsidimpuan Diduga Fiktif

Jumat, 07 Januari 2022 17:13
int
Ilustrasi

digtara.com РKasus dugaan korupsi di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padangsidimpuan yang kini diselidiki Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan. Dana Covid-19 Dinkes Padangsidimpuan 

Fakta terbaru kini makin terkuak satu persatu. Pasalnya anggaran monitoring covid-19 Rp 600 juta tahun anggaran 2020 lalu diduga fiktif.

Hal Itu terlihat dari laporan LMS Aliansi Peduli Indonesia (API) nomor: 15/01/LITBANG DPP/API/MP-K/X/2021 yang diterima Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tanggal 17/11/2021 dan ditindak lanjuti Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan dengan atas surat Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumut Nomor: B-7073/L.2.5/ Fd.1/12/2021.

Baca: Dibangun Pakai Dana Covid-19, Pagar RSUD Padangsidimpuan Jadi Temuan BPK

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Yuni Hariaman, SH membenarkan pagu anggaran dana monotoring covid-19 sebesar Rp 600 juta tahun 2020. Menurutnya, laporan tersebut kini sudah dalam tahap penyelidikan sesuai surat perintah penyidikan nomor: PRINT-07/L.2.15/Fd.1/12/2021.

“Ya, Rp 600 juta ada sebagian sudah dikembalikan menjadi silpa,” kata Yuni, Jumat (7/1/2022).

Baca: Waduh! Dana Proyek Lampu Hias di Padangsidimpuan Cair 100 Persen, Tapi Pekerjaan Belum Selesai

Sementara itu, Rudy Heryanto, Ketua Departemen Penelitian dan pengembangan, DPP API, sebagai pelapor menyebutkan anggaran yang diduga difiktiftkan tersebut sebesar Rp 600 juta.

“Jadi dia buat ada buat pengembalian silpa sebesar Rp 252.200.000, dan sisanya Rp 347.800.000, sepertinya dia buat seolah-olah ada kegiatan,” kata Rudi.

Laman: 1 2

Berita Terkait