Meresahkan Warga Sejak Mei 2020, Harimau Sumatera Diamankan BKSDA

Senin, 31 Agustus 2020 13:08

digtara.com – Masyarakat yang berada di Desa Tapus Sipagimbal Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapanuli Selatan, resah dengan kehadiran satwa liar Harimau Sumatera yang memasuki permukiman warga, Senin (31/8/2020). Meresahkan Warga Sejak Mei 2020, Harimau Sumatera Diamankan BKSDA

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Hotmauli Sianturi dalam konferensi pers di Aula BKSDA Jalan SM Raja, Medan.

“Harimau tersebut konflik dengan warga sejak bulan Mei 2020 lalu. Satwa itu sudah banyak memangsa anjing serta hewan ternak milik warga,” ujarnya.

Masyarakat setempat melaporkan hal tersebut kepada Tim BKSDA pada 4 Agustus 2020.

Menanggapi laporan tersebut, tim langsung turun ke lokasi tanggal 22 Agustus untuk memasang perangkap.

“Tim yang dibantu oleh petugas Koramil setempat bersama Camat dan warga memasang alat perangkap untuk mengamankan satwa liar tersebut,” ucapnya.

Baca: BKSDA Sumut Kembalikan 14 Ekor Burung Endemik Maluku ke Habitatnya

Kandang berukuran 1×2 meter diletakkan di lintasan jalur yang sering di lalui harimau tersebut. Hewan Kambing pun di jadikan umpan untuk memancing Harimau tersebut.

Selang dua hari kemudian, upaya tim gabungan membuahkan hasil.

Observasi Tim Medis

Selanjutnya si raja hutan ini dievakuasi ke Sanctuary Harimau Barumun Nagari untuk pengecekan kesehatannya.

Baca: Ini Kata BBKSDA Soal Mahluk Misterius Penghisap Darah di Taput

“Harimau Sumatera sampai saat ini masih dalam observasi tim medis,” ucapnya.

Pemeriksaan kesehatan lanjutan, menurut Hotmauli, perlu dilakukan untuk melihat perkembangan kondisinya pasca pengobatan pertama.

Baca: BKSDA Aceh dan Polisi Kembali Temukan 3 Kerangka Gajah Sumatera

“Terutama pemeriksaan fungsi hati, dengan melakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium nantinya,” lanjutnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait