Melawan dan Nyaris Tikam Polisi, Pencuri Ternak di Sumba Timur Ditembak, Begini Kondisinya

Sabtu, 24 September 2022 11:42
ist
Melawan dan Nyaris Tikam Polisi, Pencuri Ternak di Sumba Timur Ditembak, Begini Kondisinya

digtara.com – Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dam terukur terhadap salah satu pelaku pencurian ternak. Pencuri ternak terpaksa ditembak karena melawan petugas saat diamankan.

Hina Jangga Kadu alias Hina alias Bapa Erna harus dirawat di rumah sakit karena mendapat tembakan polisi di kakinya.

Tindakan tegas dan terukur ini terpaksa dilakukan aparat keamanan karena Hina menyerang polisi dan membahayakan aparat keamanan.

Dengan alasan hendak buang hajat, Hina malah merampas pisau dari polisi dan nyaris menikam salah satu anggota Buser Satreskrim Polres Sumba Timur.

Baca: Konflik Harimau Kembali Terjadi di Langkat, Satu Ekor Ternak Lembu Milik Warga Dimangsa

Diperoleh informasi kalau Hina merupakan residivis kasus pencurian ternak pada tahun 2013 lalu dan telah menjalani hukuman selama 2 tahun 6 bulan.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WS, Sabtu (24/9/2022) menjelaskan kalau saat itu tim gabungan Buser Polres Sumba Timur dalam perjalanan membawa tersangka Hina, Banju dan Palla menuju Matawai Maringu, Kabupaten Sumba Timur.

Baca: Uang Penjualan Rp 29 Juta Dibawa Kabur Pekerjanya, Pengusaha Pakan Ternak Berharap Pelaku Ditangkap

Polisi hendak mengembangkan penanganan kasus pencurian ternak untuk mencari pelaku lain.

Polisi hendak mencari keberadaan tersangka Mesak dan Ndeha (anggota komplotan pencurian ternak).

Tersangka Hina pun beralasan ingin buang hajat karena sakit perut sehingga diberi ijin oleh tim Buser gabungan untuk buang hajat di tanah samping mobil tim berhenti.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait