Mangalomang, Tradisi Yang Tetap Terjaga Jelang Lebaran di Padangsidimpuan

Senin, 19 Juli 2021 19:42
ist
Mangalomang, Tradisi Yang Tetap Terjaga Jelang Lebaran di Padangsidimpuan

digtara.com – Mangalomang atau kegiatan memasak lemang jelang memasuki Idul Adha adalah rutinitas yang telah menjadi kearifan lokal warga padangsidimpuan atau menjadi tradisi turun temurun masyarakat ratusan tahun silam. Jelang Lebaran di Padangsidimpuan

Tradisi mangalomang bahkan telah menjadi kebiasaan yang harus dilakukan jelang Idul Adha, Idul Fitri.

Seperti kebiasaan masyarakat menjelang Idul Fitri di Lingkungan 1 Samora, Kelurahan Wek 1, Kecamatan Padangsidimpuan UtaraTanah.

Jika Idul Adha maupun Idul Fitri mendekat, hampir semua emak-emak di Lingkungan 1 Samora Mangalomang.

Baca: Cerita Sasmia, Pemotong Rumput di Padangsidimpuan: Sisihkan Upah Untuk Bisa Berkurban

Proses pembuatan lemang memang cukup lama. Memasak lemang diperlukan bambu, kemudian, besi sandaran lemang, daun pisang pembungkus isi lemang dan bahan-bahan dasar jenis lemang yang akan dimasak.

Salah seorang warga Lingkungan 1 Samora, Sasmia (66), mengatakan, tradisi mangalomang sudah turun temurun diwarisi.

Baca: Warga Labuhan Rasoki Padangsidimpuan Temukan Mayat di Pinggir Sungai

“Menjelang lebaran tiba, masyarakat kampung kami rutin membuat lamang, kalau pun tak sempat membuat lemang biasanya Pesan buat lemang/beli Lemang. Kami berharap supaya tradisi ini terus berlanjut dan dikenal oleh generasi berikutnya,” ungkapnya, Senin (19/7/2021).

Di Lingkungan Samora, kata Sasmia, kegiatan mangalomang digelar dua kali. Pertama jelang Idul Fitri dan kedua jelang Lebaran Idul Adha.

Laman: 1 2

Berita Terkait