Listrik Padam di Sejumlah Kabupaten Imbas Banjir Bandang dan Longsor di NTT

Minggu, 04 April 2021 22:49
digtara.com/immanuel lodja
Korban Meninggal Tanah Longsor dan Banjir di Lembata Jadi 16 Orang.

digtara.com – Pascabencana banjir bandang, sejumlah Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami pemadaman listrik. Hal itu terjadi akibat bencana banjir bandang yang salahsatunya menimpa Kabupaten Flores Timur. Listrik Padam di Sejumlah Kabupaten

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko, mengatakan, pemadaman terjadi karena tiang listrik yang rusak akibat banjir bandang. Meski begitu, secara pasokan daya listrik di lokasi dipastikan cukup.

“Kalau untuk yang instalasi misalnya tiang listriknya roboh, kabelnya putus karena tertimpa atap seng bangunan itu padam, ini yg sedang dipulihkan kembali. Jadi padamnya itu karena instalasi tiang, kabel, itu tertimpa pohon, tertimpa atap seng rumah, ada yang kena kanopi,” katanya dilansir dari detik.com, Minggu (4/4/2021).

Saat ini pihaknya sedang berusaha memulihkan listrik yang padam dengan cara memperbaiki tiang yang rusak.

“Iya kalau tiang listriknya roboh itu nanti ditegakkan kembali. Tapi kalau patah itu segera diganti yang baru oleh petugas PLN,” tuturnya.

Baca: Banjir Bandang dan Longsor di Flores Timur: 42 Warga Ditemukan Meninggal, 26 dalam Pencarian

Dikutip dari data PLN, berikut daftar Kabupaten/Kota yang terjadi pemadaman listrik imbas banjir bandang di NTT:

Listrik Padam di Sejumlah Kabupaten Imbas Banjir Bandang dan Longsor di NTT
digtara.com/immanuel lodja

1. Kabupaten Sumba Timur
Desa Kampung Raja, Kambaniru, Mauliru, Palindi, Kawangu, Harau, Watumbaka, Laipori, Kadumbul, Patawang, Melolo, Rende, Kamalawatar, Mangili, Waijelu, Aibara, Lambanapu, Malumbi, Kiritana, Prailiu, Kambaniru.

Laman: 1 2

Berita Terkait