KPOTI Binjai Tetap Perkenalkan Permainan Tradisional Kepada Anak

  • Whatsapp
KPOTI Binjai
Pengurus KPOTI Binjai tampak memperkenalkan permainan terompah panjang (hendra mulya/digtara)

digtara.com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, permainan tradisional perlahan hilang dan dilupakan. Untuk itu, KPOTI Binjai hadir mencoba mengajak masyarakat kembali melestarikannya.

Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Binjai, mengajak masyarakat dan pegiat komunitas untuk berperan aktif dalam mengenalkan kembali budaya permainan dan olahraga tradisional ini dengan menghadirkannya di setiap hari.

Ketua KPOTI Kota Binjai Sri Ulina Ginting mengatakan, kegiatan memperkenalkan permainan tradisional ini merupakan bentuk kepedulian agar generasi muda sekarang ini terhindar dari permainan gadget (handphone android).

Muat Lebih

“Dengan mengenalkan permainan tradisional ini, anak semakin mengenal budaya yang ada di Indonesia. Sebab bermain gadget dalam waktu yang lama dapat merusak saraf otak anak. Dan ini sangat berbahaya bagi mereka,” katanya saat ditemui di kegiatan car free day, di tanah lapang merdeka Binjai, jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Minggu (28/2/21).

Dikatakannya, dalam peran aktifnya untuk menggaungkan kembali olahraga atau permainan ini. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan melalui Lapak KPOTI Binjai yang dilaksanakan setiap Minggu pagi di Tanah Lapang Merdeka Kota Binjai, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai.

“Ada beberapa permainan atau olahraga yang akan kita mainkan setiap minggunya. Seperti patok lele, engklek dan permainan lompat tali serta permainan tradisional lain. Giat ini sudah dilakukan selama setahun ini,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan