Korban Pelecehan Seksual di Angkot di Medan Kritis, Butuh Darah Golongan O+

Kamis, 08 September 2022 16:43
ilustrasi pelecehan terhadap perempuan

digtara.com – M (14) korban pelecehan seksual yang dilakukan Yusrendi (36) didalam angkot kini dalam keadaan kritis.

Hal itu lantaran, ketika pelecehan terjadi, korban langsung lompat dari dalam angkot yang sedang melaju.

Korban terjatuh ketika lompat dari dalam angkot dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Baca: Lecehkan Siswi SMA di Angkot, Yusrendi Jadi Samsak Hidup, Ini Tampangnya

Kerabat korban, Yoseph mengatakan saat ini M masih menjalani perawatan dan belum sadarkan diri pasca kejadian tersebut.

“Masih dalam kondisi kritis, karena mengalami pendarahan di kepala setelah melompat ke jalan saat menghindari pelecehan di angkot,” ucapnya kepada wartawan, Kamis (08/09/2022).

Yoseph menambahkan, saat ini M membutuhkan transfusi darah O+.

“Bila ada teman-teman yang memiliki golongan darah itu dan bersedia mendonor, kami mohon untuk menghubungi kami di nomor 085370082081,” ucapnya lagi.

Sebelumnya, M seorang siswi SMK kelas 2 mendapat pelecehan didalam angkot saat hendak berangkat sekolah pada Senin (05/09/2022) pagi.

M dilecehkan oleh Yusrendi yang merupakan pengamen ini didalam angkot, dan seketika korban langsung lompat keluar angkot.

Yusrendi sendiri ditangkap pada malam hari oleh polisi dibantu warga.

Pelaku sempat jadi bulan-bulanan warga yang geram akan aksinya.

Laman: 1 2

Berita Terkait