Korban Keracunan Makanan Mulai Pulang, Polisi Datangi Rumah Pendeta

  • Whatsapp
Korban Keracunan Makanan Mulai Pulang, Polisi Datangi Rumah Pendeta
Korban Keracunan Makanan Mulai Pulang, Polisi Datangi Rumah Pendeta (digtara.com/imanuel lodja)

digtara.com – Sejumlah korban keracunan makanan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai dipulangkan pasca mendapat perawatan medis. Korban Keracunan Makanan

Sementara itu aparat kepolisian Polres TTS turun ke Desa Tetaf, Kecamatan Kuatnana Kabupaten TTS untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan perkembangan kasus keracunan.

Kepala Puskesmas Tetaf, Alfted Benu mengakui secara keseluruhan ada 180 orang anak yang mengalami keracunan makanan.

Muat Lebih

Hingga saat ini tercatat 176 orang anak sudah diperbolehkan pulang dan 4 orang lainnya masih berada di Posko Puskesmas Tetaf.

Mereka yang masih dirawat intensif masing-masing Fersan Isu (11), Rebanta Manek (9), Anderias Kusnadi (9) dan Julia Kabu yang berusia 1 tahun 5 bulan.

Pada Kamis (19/11/2020), 4 orang pasien keracunan ini sudah sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter puskesmas Tetaf.

Baca: Ratusan Anak di NTT Keracunan Makanan Usai Kegiatan Keagamaan

Tim Identifikasi Polres TTS juga mengecek rumah Katerina Tlonaen di RT 01/RW 01, Desa Tetaf yang merupakan lokasi mengolah dan memasak makanan bagi para peserta Pemuda, Anak dan Remaja (PAR).

Datangi Lokasi Pengolahan Makanan

Polisi juga mendatangi rumah Ningsih S Jandra yang merupakan rumah jabatan pendeta Gereja Imanuel Kuatnana sebagai lokasi mengolah makanan bagi peserta dari kelompok Pusat Pengembangan Anak (PPA).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan