Komitmen Ketersediaan Energi, Budaya Kerja HSSE Golden Rule Jadi Kuncinya

  • Whatsapp
Komitmen Ketersediaan Energi, Budaya Kerja HSSE Golden Rule Jadi Kuncinya
PT Pertamina (Persero) berkomitmen menyediakan energi dan mengembangkan energi baru guna mendukung terciptanya kemandirian energi nasional. (istimewa)

digtara.com – PT Pertamina (Persero) berkomitmen menyediakan energi dan mengembangkan energi baru guna mendukung terciptanya kemandirian energi nasional.
Tak hanya itu saja, Pertamina juga berkomitmen dalam menjalankan proses bisnis secara aman, sehat dan berwawasan lingkungan. Komitmen Ketersediaan Energi, Budaya Kerja HSSE Golden Rule Jadi Kuncinya

Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut), Taufikurachman mengatakan pihaknya senantiasa menjadikan budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai prinsip fundamental dalam prioritas strategi bisnis.

“Dalam bekerja kita selalu mengutamakan Health, Safety, Security, dan Environment (HSSE), menguasai diri dan lingkungan kerja sehingga nantinya kecelakaan kerja dapat dicegah atau Zero Accident ,” ujar Taufikurachman.

Muat Lebih

Sementara itu, Asisten Manager HSE Operation, Achmad Surya Karbala menambahkan ketika terjadi insiden, Pertamina selalu melakukan investigasi secara struktural hingga ke tahap rekomendasi perbaikan.

“Tidak dipungkiri beberapa insiden juga pernah terjadi namun kami memiliki sistem yang namanya insiden investigasi. Setelah mendapat hasil investigasi, kami akan memberikan rekomendasi perbaikan, salah satunya terhadap peraturan yang senantiasa berkembang setiap saat,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Achmad, pihaknya juga menerapkan HSSE Golden Rule dimana seluruh pekerja dengan program patuh yaitu pelaporan terhadap beberapa kondisi dan perilaku tidak aman.

Para pekerja dapat melaporkan sedini mungkin kondisi tidak aman tersebut sehingga segera dapat dilakukan pencegahan sekaligus perbaikan.

“Jadi kami sudah memiliki teknologi informasi untuk semua pihak-pihak Pertamina baik itu pekerja, awak mobil tangki (AMT) dan lain-lain itu sudah bisa melaporkan apapun temuan kondisi tidak aman maupun perilaku tidak aman,” ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan