Kejatisu Diminta Tangkap Kades Besilam BL Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Kamis, 22 Juli 2021 22:34
ist
Kejatisu Diminta Tangkap Kades Besilam BL Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Desa

digtara.com – Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya (Gembira) Sumut meminta kepada Kejatisu untuk segera menangkap Kepala Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Suningrat. Tangkap Kades Besilam BL

Suningrat diduga telah menyelewengkan atau melakukan tindak korupsi dana desa (DD) tahun anggran (TA) 2018, 2019 dan 2020.

Kordinator Gembira Sumut, Yudhi Pranata, kepada digtara.com menjelaskan, dana desa adalah amanah dari undang-undang sebagaimana diatur dalam pasal 72 ayat 2 UU no 6 tahun 2014. Sebagai salah satu pendapatan desa, maka pemerintah pusat berkewajiban mengalokasi dana desa dalam anggaran pendapatan belanja negara (APBN).

Baca: Diduga Korupsi Dana Desa, Tim Pidsus CabJari Pangkalan Brandan Geledah Kantor Desa Sei Siur Pangkalan Susu

“Tahun 2001, kebijakan pengalokasian dan penyaluran dana desa dengan memperhatikan kondisi karakteristik desa dan kinerja desa dalam mengelola dana desa. Sementara itu, mekanisme penyaluran dana desa 2021 tetap sama dengan tahun 2020. Dana desa langsung di transfer dari rekening pusat ke rekening desa,” ujar Yudhi, Kamis (22/7/21).

Masih kata Yudhi, fenomena dan fakta yang telah terjadi di kabupaten Langkat, khususnya di Desa Besilam Bukit Lambasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, banyak ditemukan pekerjaan fiktif yang diduga dana tersebut diselewengkan atau di korupsi.

Baca: Rumah Perangkat Desa Terbakar, Dana Desa Rp 80 Juta Hangus

“Kami menemukan data di lapangan ada beberapa titik pengerjaan yang di duga tidak dikerjakan, akan tetapi berita acara pekerjaan 100% sudah di laksanakan, jelas ini merupakan tindak korupsi yang dilakukan oleh Kades Besilam Bukit Lembasa, Suningrat,” pungkasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait