Kaum Disabilitas di Sumba Timur Terharu dengan Layanan Vaksin oleh Polri

Rabu, 24 November 2021 22:35
istimewa
Kaum disabilitas di Sumba Timur Terharu dengan Layanan Vaksin oleh Polri

digtara.com – “Jujur kami katakan bahwa ini adalah hal yang luar biasa bagi kami, karena selama ini salah satu pergumulan kami bagaimana kami mendapatkan vaksin karena keterbatasan pada kami ini membuat kami kesulitan untuk mengakses informasi soal vaksin. Tetapi kami bersyukur karena beberapa waktu yang lalu kami dihubungi oleh pihak Polres untuk mengikuti acara vaksin pada hari ini”. Kaum Disabilitas Vaksin Polri

Kata-kata itu diucapkan Robert Oktovianus Riwu, Ketua Pertuni (Ketua Persatuan Tuna Netra Sumba Timur) ketika Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH M.Hum dan Ny Evi Lotharia Latif, SH meninjau vaksinasi dan kegiatan peduli kasih di Polres Sumba Timur, Rabu (24/11/2021).

Kapolda NTT dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT menyerahkan bantuan tali asih berupa paket sembako kepada delapan orang masyarakat di Mapolres Sumba Timur saat meninjau pelaksanaan vaksinasi.

Baca: Bantu Pemkab Labura, BIN Bawa 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat dan Pelajar

Para penerima bantuan tali asih ini merupakan peserta vaksinasi khususnya masyarakat penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian jajaran Polda NTT dan Bhayangkari kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Robert Oktovianus Riwu, salah satu peserta vaksin yang juga penerima paket sembako secara khusus menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Kapolda NTT dan Polres Sumba Timur yang telah memfasilitasi mereka penyandang disabilitas mendapatkan vaksin dan bantuan tali asih.

Ia pun berharap kegiatan pelayanan vaksinasi seperti ini bisa berkelanjutan dan lebih menyentuh kepada mereka penyandang disabilitas.

“Kami sangat senang dan mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa berlanjut karena masih banyak teman-teman difabel lainnya yang belum mendapatkan penjelasan yang baik dan benar soal vaksinasi, karena kemarin ketika kami mencoba untuk mengajak teman-teman, ada yang meresponnya dengan baik dan bersedia mengikuti dan ada juga yang masih ragu-ragu bahkan ada yang menolak karena mereka tidak teredukasi secara baik soal manfaaat vaksin ini,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait