Kapolda NTT Minta Warga Jaga Situasi dan Empati pada Keluarga Korban Pembunuhan

Minggu, 05 Desember 2021 18:50
istimewa
Kapolda NTT Minta Warga Jaga Situasi dan Empati pada Keluarga Korban Pembunuhan

digtara.com – Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH M.Hum minta semua pihak menghargai proses hukum yang dilakukan penyidik kepolisian terkait kasus kematian ibu dan anak yang jenazahnya ditemukan akhir bulan Oktober 2021 lalu.

Jenderal polisi bintang dua ini pun berharap semua pihak berempati pada keluarga korban dan tetap menjaga situasi kondusif di masyarakat.

“Empatilah kepada keluarga korban dan jaga situasi kondusif di masyarakat dengan tidak mencari kesempatan dengan adanya kasus ini untuk membuat popularitas untuk diri sendiri atau kelompok-kelompok tertentu,” tegas Kapolda NTT, Minggu (5/12/2021).

Penyidik kepolisian, tandas Kapolda NTT menyidik kasus bukan dengan ilmu cocok-cocokan dan bukan pula berdasarkan persepsi atau asumsi tetapi berdasarkan alat bukti yang ada.

Baca: Randy Jadi Tersangka Tunggal Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang

“(Pembuktian) melalui bukti-bukti forensik, petunjuk dan keterangan saksi dan ahli serta pendukung lainnya yang relevan berdasarkan KUHAP,” tandas Kapolda NTT.

Kapolda NTT juga mengingatkan agar masyarakat bersabar dan menghormati proses hukum oleh pihak kepolisian.

“Jangan cari panggung dengan membuat gaduh bahkan membuat opini yang menyesatkan sehingga berakibat muncul konflik di lapangan,” tambah Kapolda NTT.

Dalam menyidik kasus, lanjut Kapolda NTT, Polri diawasi oleh plhak internal Mabes Polri dan lembaga eksternal seperti Ombudsman, Kompolnas dan lembaga lain. “bahkan hasilnya juga nanti dibuktikan di pengadilan,” ujar Kapolda NTT.

Diingatkan bahwa yang berhak dan bisa memberikan petunjuk secara hukum kepada Polri untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang ada dalam proses penyidikan nantinya adalah kejaksaan.

Laman: 1 2 3 4

Berita Terkait