Kapolda NTT: Anggota Terlibat Tindak Pidana Tetap Diproses

Minggu, 31 Juli 2022 06:28
ist
Kapolda NTT: Anggota Terlibat Tindak Pidana Tetap Diproses

digtara.com – Kapolda NTT, Irjen Pol Setyo Budiyanto mengaku sudah mendapat laporan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob di Kabupaten Belu, NTT.

“(Kasusnya) sudah ditangani oleh Polres Belu,” ujar jenderal polisi bintang dua ini, Sabtu (30/7/2022).

Pihak kepolisian masih menunggu korban yang dirawat di rumah sakit guna dimintai keterangannya.

:Menunggu perawatan medis,” tambah Kapolda NTT.

Terkait dugaan keterlibatan anggota Polri dalam kasus penganiayaan ini, Kapolda menegaskan kalau pihaknya akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca: Siswi SMA di Lembata-NTT Dicabuli Ayah Kandung, Dipaksa di Kandang Kambing hingga Pinggir Pantai

“Untuk anggota (yang terlibat) jika ada laporan tetap diproses,” tandas Kapolda NTT.

Selain itu ada juga sanksi disiplin bagi anggota yang melakukan pelanggaran dan tindak pidana.

Irenius Valentino Wellu alias Tino Wellu (26), anggotq Brimob yang dilaporkan menikam warga di kabupaten Belu, NTT juga membuat laporan polisi.

Tino Wellu yang juga tinggal di Wekatimun, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu membuat laporan kasus pengeroyokan yang dialaminya pada Sabtu (30/7/2022).

Tino mengaku dikeroyok di Jalan Raya Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu.

“Kami sudah terima laporan baik dari warga sipil maupun dari anggota Polri dan sudah kami tangani,” ujar Kapolres Belu, AKBP Yoseph Krisbianto, SIK saat dikonfirmasi Sabtu (30/7/2022) malam.

Ada dua korban dalam kejadian ini yakni Frederikus Yosep Siku alias Adi Siku (24), warga Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait