Minggu, 14 April 2024

Kapal Wisata Tenggelam, Wisatawan Domestik dan Mancanegara Luka-luka

Imanuel Lodja - Minggu, 21 Mei 2023 04:30 WIB
Kapal Wisata Tenggelam, Wisatawan Domestik dan Mancanegara Luka-luka

digtara.com – Kapal motor Lalang Koe GT 35 dengan panjang 19 meter dan lebar 4,41 meter tenggelam di Perairan laut sekitar Pulau Batu Tiga, Desa Komodo, Kecamatan Komodo, kabupaten Manggarai Barat, NTT, Sabtu (20/5/2023).

Baca Juga:

Diperoleh informasi kalau kapal tersebut tenggelam akibat cuaca buruk. Pada saat kapal menuju ke manta point, terdapat arus kencang sehingga kapal tidak bisa maju dan terseret arus. Kapal pun miring hingga air masuk ke dalam kapal.

Kapal wisata itu mengangkut sejumlah wisatawan domestik dan mancanegara serta kru kapal, guide dan anak praktek.

Baca: Nyaris Tenggelam karena Kapal Bocor, 4 Nelayan Asal Rote Ndao Diselamatkan Tim SAR

Sejumlah penumpang yakni Kahar Muzakar (kapten kapal), Masri Crew (bass), Masri (roomboy), Jacky (ABK kapal), Marsel (koki), Saverinus Hilo (guide), Maria Astuti Sabar (anak praktek) dan Regina Bahun (anak praktek).

Sementara sejumlah wisatawan domestik yakni Toni Edi Saputra yang mengalami luka pada bagian kaki kiri, Juan Marlinsen mengalami luka robek pada bagian kanan, Aldia Alfan Cristian, Lorensia Yunaike dan Alfinda Veronica.

Ada pula wisatawan mancanegara asal Jerman yakni Melanie dan Stevany Petra.

Kapal Wisata KM Lalong Koe tenggelam dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Pelabuhan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat sekitar pukul 15.45 Wita.

Kapal wisata itu tenggelam diterjang angin kencang dan gelombang tinggi pada jarak sekitar 18,8 Nautivcal Mile (mil laut) dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Jumat (19/5/2023) sekitar pukul 11.40 Wita, kapal wisata KM Lalang koe melakukan trip di destinasi yang ada di Labuan Bajo selama 3 hari 2 malam.

Kapal bertolak dari dermaga Labuan Bajo menuju ke tempat destinasi yang pertama yaitu Pulau kelor untuk melakukan tracking.

Setelah itu sekitar pukul 13.30 Wita, kapal menunu ke destinasi berikutnya yaitu pulau Manjarite untuk melakukan snorkeling.

Kemudian sekitar pukul 16.30 Wita, kapal bergerak lagi menuju destinasi berikutnya ke pulau Kalong untuk melihat sunset.

Lalu kapal berlabuh di sekitar pulau Kalong untuk bermalam. Para penumpang kapal melakukan makan malam.

Marko selaku guide mendapat informasi dari kapten kapal Kahar Muzakkar bahwa mesin pompa air kapal tertinggal di Labuan Bajo.

Kahar meminta tolong agar hal ini disampaikan ke tamu kapal untuk bersabar menunggu karena malam itu mesin kapal mengalami kerusakan.

Dua orang crew kapal ke Pulau Kelor mengambil mesin pompa air.
Kapal pun bermalam di sekitar pulau kalong sehingga Sabtu (20/5/2023) subuh, kapal melanjutkan perjalanan lagi dari pulau kalong ke Pulau Padar.

Dalam perjalanan menuju ke Pulau Padar mesin kapal tiba-tiba mati karena mengalami kerusakan pada mesin kapal.

Kru kapal mencoba memperbaiki dan setelah diperbaiki kapal pun melanjutkan perjalanan ke Pulau Padat dan tiba di Pulau padar sekitar pukul 05.20 Wita.

Penumpang kapal melakukan tracking di pulau Padar. Beberapa jam kemudian kapal menuju ke Pink beach.

Dari pink beach kapal menuju ke Pulau Komodo kemudian kapal menuju ke manta point.

Dalam perjalanan menuju ke manta point tepat di sekitar selat perairan Batu Tiga terdapat arus yang kencang membuat kapal tenggelam dengan posisi kapal tersebut miring ke kanan.

Semua penumpang dalam keadaan selamat dan beberapa orang mengalami luka.Tim SAR dari Pos SAR Manggarai Barat langsung ke TKP.

“Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi guna melaksanakan pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan kapal RIB Pos SAR Manggarai Barat,” tandas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Search and Rescue/SAR) Maumere Mexianus, Sabtu (20/5/2023) malam.

Beberapa tamu kapal dan guide berada di RS Siloam untuk mendapat penanganan medis.

Kapal wisata ini diketahui berlayar sesuai cleren sahbandar dengan nama agent travel Family Komodo.

‘Seluruh penumpang/tamu KM Lalong koe tersebut merupakan tamu open trip dari empat agent,” ujar Kapolres Manggarai Barat, Minggu (21/5/2023).

Saat ini tamu kapal berjumlah 5 orang yang berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo dengan kondisi luka dan trauma.

Sementara 3 orang tamu dievakuasi ke kapal tamu yang melintas di sekitar perairan.

Kapten kapal bersama ABK sebanyak 3 orang masih berada di lokasi kapal yang karam sambil menunggu evakuasi berikutnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami diĀ Google News

Kapal Wisata Tenggelam, Wisatawan Domestik dan Mancanegara Luka-luka

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Karantina Atapupu Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ekor Hewan Hidup dari Surabaya ke NTT

Karantina Atapupu Gagalkan Penyelundupan Ratusan Ekor Hewan Hidup dari Surabaya ke NTT

Polisi Cek Aktivitas Tambang Pasir di Kecamatan Rote Timur-NTT

Polisi Cek Aktivitas Tambang Pasir di Kecamatan Rote Timur-NTT

ODGJ di Kupang Timur Bakar Rumah Adik Kandungnya

ODGJ di Kupang Timur Bakar Rumah Adik Kandungnya

Selamatkan Ayam, Pria di Kabupaten TTU Malah Jatuh dan Tewas dalam Sumur

Selamatkan Ayam, Pria di Kabupaten TTU Malah Jatuh dan Tewas dalam Sumur

Jamin Keamanan Lebaran, Kapolda NTT dan Forkopimda Pantau Malam Takbiran di Kota Kupang

Jamin Keamanan Lebaran, Kapolda NTT dan Forkopimda Pantau Malam Takbiran di Kota Kupang

Lima Orang Tewas Dimangsa Buaya Selama Tahun 2023

Lima Orang Tewas Dimangsa Buaya Selama Tahun 2023

Komentar
Berita Terbaru