Kampung Narkoba Besutan BNN Binjai dan Pemko Diduga Jadi Sarang Narkoba, Ini Penjelasan Lurah Tanah Seribu

Senin, 15 Agustus 2022 14:45
int
Kampung Narkoba Besutan BNN Binjai dan Pemko Diduga Jadi Sarang Narkoba, Ini Penjelasan Lurah Tanah Seribu

digtara.com – Kampung Narkoba besutan BNN Kota Binjai dan Pemerintah Daerah dikawasan Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai diduga menjadi sarang narkoba.

Padahal, Kampung bersih narkoba (Bersinar) yang diharapkan sebagai wadah untuk memerangi narkoba dikawasan tersebut telah ditetapkan sejak 2019 lalu. Namun, hampir 3 tahun berjalan, kawasan tersebut justeru disinyalir sebagai lokasi maraknya peredaran dan penggunaan narkoba.

Sekretaris Komisi A DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti menyampaikan, hingga tahun 2021, sesuai data BNN Pusat, kampung Bersinar itu belum berubah atau masih masuk dalam zona merah atau bahaya narkoba.

Baca: Desak Kapolda Serius Berantas Narkoba dan Judi, Anggota DPRD Sumut Gelar Aksi Tunggal di Depan Mapoldasu

Lurah Tanah Seribu, Syahrul mengakui, sejak dibentuknya kampung Bersinar di kawasan tersebut, pihaknya secara rutin melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, baik di kalangan pelajar, remaja, maupun orang tua.

Tapi persoalannya, kata Syahrul, Kelurahan Tanah Seribu tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat dan Deliserdang. Sehingga lokasi ini sangat strategis sebagai perlintasan narkoba.

Baca: Tim Gabungan Gerebek Kampung Narkoba, 5 Pria Berikut Alat Hisap Sabu Diamankan

“Jadi lokasi Tanah Seribu ini perlintasannya sangat strategis. Wilayahnya didapati beberapa tempat hiburan yang terindikasi menjadi tempat narkoba. Lokasi hiburan itu terlalu dekat, sehingga harus ekstra dalam menyikapinya,” kata Syahrul, Senin (15/8/22).

Meski begitu, lanjut Syahrul, Pokja Kampung Bersinar terus secara rutin bersosialisasi serta mengimbau masyarakat agar terhindar dari bahaya narkoba. Syahrul tak menepis, jika Kampung Bersinar juga belum ada perubahan atau masih sama seperti dahulu.

Laman: 1 2

Berita Terkait