Jerih Payah Brigpol Heribertus Edukasi Warga Tuna Netra di Kupang yang Takut Divaksin

Selasa, 02 November 2021 09:30

digtara.com – Sejumlah warga Kota Kupang masih enggan mengikuti vaksin. Di antaranya ada warga penyandang disabilitas tuna netra yang masih takut divaksin karena mendengar informasi kematian akibat vaksin.

Betrix Mata Ratu (29), penyandang disabilitas tuna netra ini mengaku enggan divaksin.

Padahal suaminya Lukas do Santos (29) sudah mendapatkan vaksin dosis I dan II.

Betrix beralasan kalau saat itu ia masih menyusui dan anaknya rewel sehingga menolak mendapatkan vaksin.

Di sisi lain ia juga termakan isu yang menyebutkan vaksin berakibat buruk bagi perkembangan kesehatan.

“Saya trauma dengar berita kalau ada yang lumpuh dan meninggal setelah divaksin,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin (1/11/2021).

Ia pun menolak setiap ajakan untuk vaksin. Lukas, sang suami pun tidak berhasil membujuk istrinya karena Betrix tetap kukuh tidak ingin divaksin.

Baca: Empat Penodong Senpi dan Sajam di Kota Kupang Dibekuk, 2 Anak di Bawah Umur

“Saya takut kena vaksin karena katanya kalau divaksin nanti kita sakit,” tandas ibu dua orang anak ini.

Penolakan divaksin juga datang dari Defri Atonis (28) yang juga penyandang disabilitas tuna netra.

Defri yang tinggal bersebelahan kost dengan Betrix di Jalan Uyelewun RT 26/RW 10, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang juga menolak divaksin.

“Pokoknya saya belum siap di vaksin,” tandasnya.

Termakan Hoaks

Laman: 1 2 3

Berita Terkait