Janda di Kupang Jadi Tersangka karena Dinilai Beri Keterangan Palsu di Pengadilan

Minggu, 28 November 2021 21:08
digtara.com/imanuel lodja

digtara.com – Dina Y Nau, warga Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang kaget mendapat surat panggilan dari Polda NTT. Janda Kupang Jadi Tersangka

Janda 4 anak ini menerima surat panggilan pada Kamis (25/11/2021) berisi panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka di Polda NTT pada Senin (29/11/2021).

Surat bernomor SP.Gil/613/XI/Res.1.24/ 2021/Ditreskrimum ditandatangani Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol EKo Widodo, SIK dan diserahkan Bripka Ronald Talahatu, SH.

Dina dipanggil karena dinilai memberikan keterangan palsu di Pengadilan Negeri Kupang atas laporan Ir Erens Alexander Ch Giri dan Rinati sesuai laporan polisi nomor LP/B/195/VI/Res.1.24/ 2021/Ditreskrimum tanggal 25 Juni 2021.

Baca: Tabrakan dengan Mobil Tangki, Pengendara Sepmor di Kupang Tewas di Tempat

Dina dinilai melanggar pasal 242 ayat (1) dan ayat (2) KUHP.

Erens Giri melaporkan Dina Y Nau ke Polda NTT atas keterangan Dina di Pengadilan Negeri Oelamasi Kabupaten Kupang dalam kasus perzinahan.

Dina Nau ketika ditemui wartawan, Minggu (28/11/2021) menjelaskan bahwa dirinya saat itu dimintai kesediaan menjadi saksi oleh istri Erens Giri yaitu dokter Maria Devi Arianti untuk bersaksi dalam persidangan.

Baca: Keluarga Ibu dan Bayi Korban Pembunuhan Terharu dengan Dukungan Warga Kota Kupang pada Aksi Seribu Lilin

Dina menjelaskan, dirinya dimintai untuk menjadi saksi karena ia dinilai mengetahui dan menyaksikan Erens dan Rinati alias Nana dalam kasus dugaan perzinahan tersebut.

“Waktu panggil ke pengadilan jadi saksi perzinahan, sampai sana juga saya beri keterangan apa yang saya lihat. Memang waktu itu saya pergi tanam di sawah dengan anak dan melihat mba Nana di rumah Pak Erens,” terangnya.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait