Ini Tanggapan KPU Asahan Atas Putusan MA Terhadap Mantan Wagub Sumut Nuhajizah di Pilkada Asahan

  • Whatsapp

Digtara.com – Mahkamah Agung (MA) memutuskan mantan Wakil Gubernur Sumut Brigjen TNI Purn Nurhajizah boleh maju di Pilkada Asahan. KPU Asahan pun memberikan tanggapan.

“Sampai sejauh ini kita belum terima putusan MA tersebut,” kata Ketua KPU Asahan Hidayat saat di konfirmasi digtara.com, Senin, (23/3/2020) Sumatera Utara.

Ia menjelaskan sebagai institusi resmi , KPU Asahan sifatnya menunggu salinan putusan dan intruksi dari KPU Pusat, karena yang diuji materil adalah PKPU.

Muat Lebih

Dayat mengaku sudah membaca disejumlah media online terkait adanya putusan MA tersebut. “Langkah kami akan berkordinasi dengan KPU Pusat dan Provinsi. Kami sifatnya menunggu,”” ucapnya.

Putusan Mahkamah Agung

Mahkamah Agung dalam putusannya mengabulkan permohonan Nurhajizah atas Judicial Review atas (PKPU) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota pasal 4 ayat 1 huruf p angka 2.

Yang berbunyi :

“Warga Negara Indonesia dapat menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

Belum pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur bagi calon Bupati, calon Wakil Bupati, calon Walikota atau calon Wakil Walikota di daerah yang sama.”

Peraturan tersebut membuat niat Nurhajizah terganjal untuk mencalonkan diri menjadi calon Bupati Asahan pada Pilkada 2020.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan